Laporkan Masalah

Tinjauan Tentang Preeklamsia Dan Eklamsia Di RSUP Dokter Sardjito Tahun 1991-1992

M. Enri Danni, dr. Burham Warsito, DSOC; Dr. Zainal Arifin Nang Agus, SU

1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Angka insidensi preeklamsia dan eklamsia adalah rendah namun masih merupakan masalah penting di dunia kedokteran karena masih merupakan penyebab kematian ketiga tertinggi pada ibu hamil setelah perdarahan dan infeksi. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan maksud mengetahui besarnya insidensi dan distribusi preeklamsia dan eklamsia di RSUP Dr. Sardjito. Kasus preeklamsia pada tahun 1991 sebesar 8,77% sedangkan untuk tahun 1992 sebesar 7,30%. Untuk eklamsia pada tahun 1991 sebesar 0,97% dan pada tahun 1992 sebesar 0,91%. Prosentase kasus preeklamsia bila dibandingkan dengan eklamsia lebih banyak. Untuk mengujinya digunakan uji statistik untuk perbedaan dua mean, dengan ?-0,05. Dari hasil uji tersebut hipotesa yang dikemukakan diterima. Sebagian besar ibu hamil yang menderita preeklamsia dan eklamsia bermukim di luar kota Yogyakarta (61,2%). Ini menunjukkan peran atau fungsi rumah sakit RSUP Dr. Sardjito sebagai rumah sakit rujukan. Umur ibu hamil yang menderita preeklamsia dan eklamsia lebih banyak pada usia 24 tahun keatas (9,73%) bila dibandingkan dengan ibu hamil yang berusia kurang dari 24 tahun (7,20%). Tindakan pencegahan terjadinya preeklamsia berat dan eklamsia sangat penting dengan mencari tanda-tanda preeklamsia secara rutin.

-

Kata Kunci : Preeklamsia, eklampsia

  1. S1-FKU-1995-MenriDanni-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1995-MenriDanni-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1995-MenriDanni-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1995-MenriDanni-title.pdf