Laporkan Masalah

PENGARUH SUHU DAN WAKTU PEREBUSAN TERHADAP. KUALITAS VENIR KAYU KEMPAS ( Koompassia malaccensis Maing. )

HENY WIBAWANTI, Prof. Dr. Ir T.A Prayitno, MF

1999 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kualitas kayulapis ditentukan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kualitas venir. Jenis kayu termasuk faktor yang mempengaruhi kualitas venir kayulapis karena disebabkan kayu mempunyai sifat kekerasan tinggi dan sifat mudah retak. Kayu Kempas (K. malaccensis) termasuk - dalam golongan ini. Adanya kayu Kempas dengan diameter besar (40 cm up), lurus, batang bebas cabang tinggi, dijumpai di hutan produksi yang jenis kayu Dipterocarpaceae telah habis. Hal ini mendorong lndustri kayu kayulapis mufai memanfaatkan kayu ini sebagai bahan baku kayulapis. Permasalahan pada kayu Kempas diatasi dengan perlakuan pendahuluan berupa perebusan kayu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnyc:1 pengaruh suhu dan waktu perebusan kayu terhadap kualitas venir kayu Kempas. Penelitian dengan merebus kayu Kempas pada suhu 50°C, 60°C, 70°C dan waktu perebusan 24 jam, 30 jam, 36 jam, dikupas menjadi venir ketebalan 2,4 mm dan diuji kualitasnya, meliputi ; keseragaman tebal, sifat pemesinan, sifat bergelombang, pengembangan dan penyusutan, kadar ekstraktif, kadar air, berat jenis serta kerapatannya. Pembanding dipakai jenis Meranti Merah (BJ=0,42) dengan sifat bergelombang 1,55; penyusutan 7,81 %, pengembangan 3,18 %, kadar air basah 34,3 %, kadar ekstraktif 0,6 %, cacat venir 53,9 %. Hasil perhitungan diam:lisis dengan Analisis Rancangan Acak Lengkap Berblok dengan percobaan faktorial dan diuji lanjut dengan metode HSD (Honestly Significant Difference) serta penggambaran grafik. Hasil penelitian menunjukkan suhu perebusan kayu berpengaruh nyata terhadap kualitas venir, yaitu cacat venir 38,02 %, pengembangan 2,72 %, penyusutan 6,71 %, kadar ekstraktif 0,41 %, sifat bergelombang venir 1,28, berat jenis venir 0,88 dan kadar air basah venir 22,83 %. Semakin tinggi suhu perebusan, kualitas venir semakin f:\aik yait???? oprmal suhu perebusan 10°c. Perkecualian pada pengembangan dan penyusuta11, menghaEi!kcn nilai terendah pada suhu perebusan kayu 6l'°C. Lama waktu perebusan 001 per,93ruh r.????1ata terhadap kL.alitas venir pada cacat venir 4;:,91 % dan kadar ekstraktif 0,43 %. Semakin lama waktu perebusan kualitas venir semakin baik, optimal lama waktu perebusan 36 jam. Blok berpengaruh nyata terhadap kualitas venir pada keseragaman tebal 3,58 %, kadar ekstraktif 0,37 %, berat jenis 0,86, kerapatan 0,65 dan sifat bergelombang 1,30. Dari blok A ke blok C menunjukkan penurunan, kecuali pada sifat bergelombang venir, menurun di blok B, dan meningkat di blok C. Suhu dan waktu perebusan menunjukkan peningkatan kualitas venir. Kualitas venir kayu Kempas yang sebelumnya mengalami perebusan , sudah mendekati kualitas kayu pembanding, bahkan lebih bagus dari kualitas kayu pembanding pada suhu 70°c dan waktu 36 jam. Untuk mendapatkan kualitas venir baik pada perebusan kayu Kempas dianjurkan memakai suhu perebusan 10°c dengan waktu perebusan 36 jam.

Kata Kunci : venir, ekstraktif, HSD

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf