10 orang) lebih banyak menggunakan waktunya untuk bersantai, dan yang secara individu lebih banyak menggunakan waktunya untuk bermain/berolah raga. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas yang paling lama dilakukan oleh wisatawan berdasarkan struktur sosial adalah bersantai & berekreasi alam, sedangkan paling sedikit adalah aktivitas berkuda/berbendi. Secara umum aktivitas yang paling lama dilakukan oleh wisatawan menurut bentuk kunjungannya adalah aktivitas bermain, sedangkan aktiviatas yang menggunakan waktu paling sedikit adalah aktivitas berkuda/berbendi."> 10 orang) lebih banyak menggunakan waktunya untuk bersantai, dan yang secara individu lebih banyak menggunakan waktunya untuk bermain/berolah raga. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas yang paling lama dilakukan oleh wisatawan berdasarkan struktur sosial adalah bersantai & berekreasi alam, sedangkan paling sedikit adalah aktivitas berkuda/berbendi. Secara umum aktivitas yang paling lama dilakukan oleh wisatawan menurut bentuk kunjungannya adalah aktivitas bermain, sedangkan aktiviatas yang menggunakan waktu paling sedikit adalah aktivitas berkuda/berbendi.">
Laporkan Masalah

STUDI PERILAKU WISATAWAN DI KAWASAN OBJEK WISATA ALAM PANTAI PARANGTRITIS

Albertus Danang Wijayatmo, Ir. Chafid Fandeli, M.S.

1999 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pariwisata adalah suatu gejala sosial yang sangat kompleks, menyangkut manusia seutuhnya yang tidak terlepas dari manusia dan lingkungan. Tuntutan dan kepuasan wisatawan bukan hanya bersandar pada keindahan alam dan kelengkapan fasilitas wisata, melainkan juga pada keleluasaan dan intensitas interaksi dengan lingkungan dan masyarakat yang tercermin dalam perilakunya di dalam objek wisata alam. Perilaku wisatawan tidak bisa lepas dari struktur sosial wisatawan, baik individu maupun kelompok. Penelitian yang dilaksanakan di kawasan objek wisata alam pantai Parangtritis ini bertujuan untuk mengetahui pola perilaku wisatawan dikaitkan dengan motivasi, tujuan, dan persepsi/kesan wisatawan, serta pola perilaku wisatawan kaitannya dengan struktur sosial wisatawan dan bentuk kedatangan wisatawan. Metodologi yang digunakan adalah Focal Visitor Sampling dengan pengambilan sampel wisatawan sebanyak 75 orang secara Random Sampling yang dianalisis secara deskriptif berdasarkan tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkaIL.pola perilaku wisatawan yang tergolong usia tua (>35 tahun) cenderung pasif Wisataw????"t,t,sia muda [anak-anak (5-12 th), remaja (13- 20 th), dan dewasa (21-35 th)] cenderung aktif Berdasarkan bentuk kunjungan berkelompok/rombongan, wisatawan yang datang berdua,.kelompok kecil (3-4 orang), dan kelompok sedang ( 5-10 orang) lebih banyak menggunakan waktunya untuk aktivitas berekreasi alam, sedang wisatawan yang berkunjung dengan kelompok besar (> 10 orang) lebih banyak menggunakan waktunya untuk bersantai, dan yang secara individu lebih banyak menggunakan waktunya untuk bermain/berolah raga. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas yang paling lama dilakukan oleh wisatawan berdasarkan struktur sosial adalah bersantai & berekreasi alam, sedangkan paling sedikit adalah aktivitas berkuda/berbendi. Secara umum aktivitas yang paling lama dilakukan oleh wisatawan menurut bentuk kunjungannya adalah aktivitas bermain, sedangkan aktiviatas yang menggunakan waktu paling sedikit adalah aktivitas berkuda/berbendi.

Kata Kunci : Perilaku Wisatawan, Wisata Alam, Parangtritis

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf