Laporkan Masalah

Jam kerja dan pendapatan pekerja pembuat genteng di desa Teggawanuh dan desa Gandon kecamatan Kaloran kabupaten Temanggung

Erma Punto Rini, Drs. Kasto, M.A.

1991 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian di Desa Tegowanuh dan Desa Gandon bertu¬juan untuk mengetahui jam kerja dan pendapatan pekerja pembuat genteng. Adapun jam kerja dibedakan menurut karak¬teristik yang meliputi: umur, jenis kelamin, status per¬kawinan dan jenis pekerjaan. Untuk pendapatan dihitung distribusi pendapatan serta pendapatan menurut umur dan jam kerja. Penelitian ini menggunakan metode survey, sedang pemilihan daerah penelitian dengan metode purposive sesuai dengan penelitian dan pengambilan samnpel.secara acak. Pengambilan sampel di desa Tegowanuh 50 pekerja dan desa Gandon 60 pekerja. Untuk analisa menggunakan tabulasi frekuensi, tabulasi silang, Chi - kuadrat dan Indeks Gini. Rerata jam kerja menurut umur, jenis kelamin, status perkawinan dan jenis pekerjaan berbeda, baik desa Tegowa¬nuh maupun desa Gandon. Demikian juga dengan pendapatan menurut umur dan jam kerja di kedua desa tersebut juga berbeda. Perbedaan tersebut ada yang signifikan dan ada yang tidak. Distribusi pendapatan pekerja menurut kriteria Bank Dunia di kedua desa penelitian ketimpangan distribusi pendapatan pekerjanya rendah. Berdasarkan nilai Indeks Gini dan kurve Lorenz desa Gandon distribusi pendapatan pekerjanya lebih merata dibandingkan desa Tegowanuh. Perbedaan rerata pendapatan pekerja desa Tegowanuh dan desa Gandon, selain karena dipengaruhi oleh jam kerja tiap pekerja, juga dipengaruhi oleh ketrampilan peke'tja, terutama untuk jenis pekerjaan mencetak. Ketrampilan pekerja di desa Tegowanuh lebih tinggi dibandingkan peker¬ja desa Gandon. Perbedaan penggunaan lahan di kedua desa penelitian mempengaruhi jam kerja dan pendapatan. Di desa Tegowanuh kebanyakan berupa lahan sawah, sehingga tidak memungkinkan pekerja bekerja pada usaha genteng, karena sawah memerlu¬kan perawatan yang intensif. Untuk desa Gandon kebanyakan berupa lahan tegalan, sehingga pekerja dapat merangkap pada usaha pembuatan genteng. Mereka dapat membagi waktu antara usaha genteng dan pekerjaan di lahan tegalan, karena lahan tegalan biasanya tanaman yang ditanam tidak membutuhkan perawatan yang intensif seperti pada lahan sawah.

-

Kata Kunci : Jam kerja,Pendapatan kerja,Kecamatan Kaloran,Temanggung,Jawa Tengah

  1. S1-1991-2519-Erma_Punto_Rini-abstract.pdf  
  2. S1-1991-2519-Erma_Punto_Rini-bibliography.pdf  
  3. S1-1991-2519-Erma_Punto_Rini-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1991-2519-Erma_Punto_Rini-title.pdf