PENYELESAIAN NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA BANK BUMN MELALUI TRANSAKSI CESSIE & PEMBELIAN SURAT BERHARGA SEBAGAI SUATU AKSI KORPORASI DALAM RANGKA MENJAGA KESEHATAN RASIO KREDIT PERBANKAN
Rizky Putradinata, Prof. M. Hawin, S.H., LL.M., PhD
2025 | Tesis | S2 ILMU HUKUM JAKARTA
Sektor perbankan saat ini menghadapi
tantangan dalam penyelesaian kredit bermasalah yang mengakibatkan rasio Non Performing Loan (NPL) mendekati rasio
yang tidak diperkanankan yaitu 5?ri jumlah kredit yang disalurkan. Penyelesaian
kredit bermasalah pada Bank BUMN masih menggunakan cara-cara kovensional atau business as usual yang belum berhasil
secara signifikan untuk menekan rasio NPL. Inovasi penyelesaian kredit
bermasalah sebagai suatu aksi korporasi menjadi sangat diperlukan. Salah satu
cara yang digunakan oleh Bank BNI untuk menyelesaikan tingginya rasio NPL nya
adalah dengan cara cessie yang disertai dengan pembelian surat berharga sebagai
suatu financial engineering aksi korporasi perusahaan. Sehingga
penulisan tesis ini akan membahas terkait dengan Bagaimana efektivitas penyelesaian
Non Performing Loan (NPL) dalam
kredit bermasalah perbankan yang dilakukan secara konvensional? dan Bagaimana
penyelesaian Non Performing Loan
(NPL) pada Bank Negara Indonesia melalui transaksi Cessie dan pembelian surat
berharga sebagai suatu aksi korporasi dalam rangka menjaga kesehatan rasio
kredit perbankan?
Penulis menggunakan metode penelitian
hukum normatif empiris, penulisan hukum dilakukan dengan cara teknik
dokumentasi dan menggunakan studi dokumen. Penelitian hukum empiris dilakukan
dengan meneliti data primer yang penulis peroleh dari penelitian di lapangan
melalui wawancara kepada responden lalu data tersebut kemudian dianalisis
secara kualitatif.
Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa Pertama, penyelesian kredit bermasalah perbankan yang dilakukan secara konvensional belumlah efektif dalam penurunkan rasio Non Performing Loan (NPL) perbankan dikarenakan banyaknya kelemahan dalam setiap proses penyelesiannya. Kedua, penyelesaian kredit bermasalah oleh Bank BNI dilakukan dengan cessie yang dilanjutkan dengan pembelian surat berharga dalam satu kesatuan transaksi yang dilakukan bekerjasama dengan PT. PPA efektif menurunkan rasio NPL pada Bank BNI.
The
banking sector is currently facing challenges in resolving non-performing loans
which results in the Non-Performing Loan (NPL) ratio approaching the
non-performing ratio of 5% of the total loans disbursed. The settlement of
non-performing loans in state-owned banks still uses conventional methods or
business as usual which have not been significantly successful in reducing the
NPL ratio. Innovation in resolving non-performing loans as a corporate action
is indispensable. One of the ways used by Bank BNI to resolve the high NPL
ratio is by ceding accompanied by the purchase of securities as a financial
engineering of corporate actions. So that the writing of this thesis will
discuss how effective is the settlement of Non-Performing Loans (NPL) in
non-performing loans in conventional banking non-performing loans? and How is
the settlement of Non-Performing Loans (NPLs) at Bank Negara Indonesia through
Cessie transactions and the purchase of securities as a corporate action in
order to maintain the health of the bank credit ratio?
The
author uses empirical normative legal research methods, legal writing is
carried out by means of documentation techniques and uses document studies.
Empirical legal research is carried out by examining primary data obtained by the
author from field research through interviews with respondents and then the
data is then analyzed qualitatively.
This
study concludes that First, the settlement of banking non-performing loans
carried out conventionally has not been effective in reducing the ratio of
non-performing loans (NPLs) of banks due to the many weaknesses in each
settlement process. Second, the settlement of non-performing loans by Bank BNI
is carried out by cessie which is followed by the purchase of securities in a
single transaction carried out in collaboration with PT. PPA is effective in
reducing the NPL ratio at Bank BNI.
Kata Kunci : Kredit Bermasalah, Cessie, Non Performing Loan dan Pembelian Surat berharga.