Laporkan Masalah

Model pengelolaan limbah terpadu untuk mewujudkan Zero Waste dan peningkatan produktivitas di lingkungan industri gula

PRIHASTUTI, Prof.Dr. S. Djalal Tandjung, MSc

2004 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Pengelolaan limbah terpadu pada industri gula mempunyai manfaat ganda, yaitu untuk mewujudkan zero waste dan meningkatkan produktivitas. Penelitian ini untuk mengetahui potensi industri gula dalam memanfaatkan dan mendaur-ulangkan limbahnya. Selanjutnya dilakukan analisis untuk menentukan tingkat perolehan dengan menyusun model pengelolaan limbah terpadu pada industri gula berkapasitas 4000 ton tebu per hari. Penelitian dilakukan pada 5 (lima) industri gula dan 2 (dua) industri hilir gula di Jawa Timur yang telah menerapkan satu atau lebih teknologi pengolahan limbah. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei melalui pendekatan deskriptif analisis dari aspek ekologis dan aspek ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa industri gula mempunyai potensi untuk mengelola limbahnya dengan baik. Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ini, selain untuk melestarikan lingkungan, juga untuk meningkatkan pendapatan hingga 2-3 kali produk gulanya. Peningkatan nilai ekonomi limbah dan hasil sampingnya, diharapkan industri gula dapat menekan biaya prosesnya, sehingga mampu bersaing di pasar internasional

An integrated waste management of sugar industry has double advantage, to making zero waste and increasing productivity. This research purposed to know potential of sugar industry in exploiting and recycling the waste. Furthermore, the data analyze determined achievement range by arranging an integrated waste management model of sugar industry that had a capacity 4000 TCD (ton sugar cane per days). The research was done in five sugar industries in East Java that had applied one or more technologies of waste management. Data analysis was approached by descriptive-analytic method, so it was observed by ecological and economical aspect. The result of this research showed that sugarcane industry in making an integrated waste management. Two advantages from this activity were for preserving environment and increasing income up to 2-3 times of the sugar product. The improvement of economical value of waste and by-product, that is expected by sugar industry can press process cost, so it can compete in international marked.

Kata Kunci : Limbah,Pengelolaan,Produktivitas Industri Gula, sugarcane industry, waste management, zero waste, productivity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.