Pemetaan data pertambangan bahan galian golongan C di kabupaten Wonosobo tahun 1989-1994
Budi Satrya, Drs. Mas Sukoco, M.Sc.; Drs. Noorhadi Rahardjo,P.M.
1995 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHKabupaten Wonosobo merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Java Tengah yang mempunyai karakteristik topografi yang bervariasi dengan kondisi geologi yang cukup kompleks, Keadaaan geologi yang kompleks menunjukkan bahwa daerah ini mempunyai bahan galian yang beraneka ragam jenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk nenyajikan data per-tambangan bahan galian golongan C ke dalam bentuk peta yang meliputi aspek kegunaan bahan galian, jenis bahan galian, luas cadangan bahan galian dan luas areal penambangan, keadaan penambangan, status perijinan, besar eksploitasi, dan tenaga kerja, serta analisis peta untuk mengetahui fak¬tor-faktor yang mempengaruhi aktivitas pertambangan bahan galian golongan C. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder, terdiri dari data pokok dan data bantu. Data diperoleh dengan cara mencatat/ memfotocopy publikasi¬publikasi atau laporan-laporan yang berkaitan dengan obyek penelitian, dan setelah diolah digambarkan kedalam peta dengan menggunakan simbol titik, garis, dan area. Penyajian data secara grafis dilakukan dengan pendekatan semiologis, yaitu pendekatan dengan mempelajari a.turan dalam sistim isyarat khususnya semiologi grafis, Hasil penelitian berupa peta pokok dan peta bantu. Peta pokok adalah : Peta Tenaga Kerja dan Eksploitasi bahan galian golongan C dan Peta agihan bahan galian golongan C. Peta bantu adalah : Peta ikhtisar, Peta Geologi, Pete peng-gunaan lahan, dan Peta Kemiringan lereng. Dari hasil evaluasi berdasarkan pengembangan simbol menggunakan beberapa variabel visual melalui pendekatan semiologis, dapet ditentukan bahwa untuk menyajikan data pertambangan bahan galian golongan C yang meliputi aspek kegunaan bahan galian, jenis bahan galian, luas cadangan bahan galian dan luas areal penambangan, keadaan penam-bangan, status perijinan, besar eksploitasi, dan tenaga kerja, cukup dibuat dua bush peta yaitu Peta Tenaga kerja dan Eksploitasi bahan galian golongan C dan Peta Agihan bahan galian golongan C. Peta Tenaga kerja dan Eksploitasi Mahan galian golengain C mampu menyajikan empat komponen informasi, dan Peta Agihan bahan galian golongan C mampu menyajikan enam komponen informasi, Hasil anulisis menunjukkan bahwa, penggunaan lahan tidak berpengaruh terhadap luas, kuantitas eksploitasi, dan penggunaan tenaga kerja pada kegiatan peTlambangan. Penam- bangan yang dilakukan dekat dengan jalan aspal mempunyai tenaga kerja lebih kecil dibandingkan dengan penambangan yang dilakukan dekat dengan jalan batu. Areal penambangan pada daerah dengan kemiringan lahan 3-15 % cenderung lebih luas dari padu penambangan pada daerah dengan kemiringan antara 16-40 %.
-
Kata Kunci : Pemetaan Data Pertambangan,Bahan Galian Golongan C,Wonosobo,Jawa Tengah