Laporkan Masalah

Fertilitas keluarga paripurna penduduk di kelurahan Terban kecamatan Gondokusuman kotamadya Yogyakarta

Bambang Wiryanto, Dra. Riningsih Saladi, M.A.

1994 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kotamadya Yogyakarta. Tujuan penelitian ini mengkaji perbedaan rata-rata jumlah anak lahir bidup pada keluarga paripurna penduduk antar Kampung di Kelurahan Terban. Di samping itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji pengaruh faktor sosial ekonomi dan demografi terhadap fertilitas. Metode yang digunakan adalah metode survai. Secara keruangan daerah penelitian dibagi menjadi; Kampung Sagan, Kampung Terban Atas dan Kampung Ledok Terban. Responden dalam penelitian ini yaitu wanita berstatus kawin yang berumur kurang dari 50 tahun yang sudah berakhir melahirkan dan tidak ingin punya anak lagi. Sampel yang diambil sebesar 50 responden di Kampung Sagan, 45 responden di Kampung Terban Atas dan 31 responden di Kampung Ledok Terban. Analisis data menggunakan program SPSS dengan bantuan Komputer. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa pada keluarga paripurna penduduk antar Kampung di Kelurahan Terban terdapat perbedaan jumlah anak lahir hidup (fertilitas), yaitu di Kampung Sagan 2,26 per wanita, di Kampung Terban Atas 2,42 per wanita dan di Kampung Ledok Terban 3,29 per wanita. Besarnya F rasio= 8,7027 pada probabilitas F= 0,0003, berarti perbedaan tersebut sangat meyakinkan dengan derajat kepercayaan 99,97% . Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa pada lingkungan tempat tinggal yang berbeda dan pertumbuhan penduduk yang berbeda diikuti dengan perbedaan fertilitas pada keluarga paripurna. Perbedaa,n yang nyata terlihat antara fertiIitas di Kampung Sagan dan di Kampung Ledok Terban, antara fertilitas di Kampung Terban Atas dan di Kampung Ledok Terban, tetapi antara fertilitas di Kampung Terban Atas dan di Kampung Ledok Terban tidak beda nyata. Faktor yang dominan mempengaruhi fertilitas pada keluarga paripurna di Kampung Sagan adalah usia kawin pertama wanita (=z -0,712), di Kampung Terban Atas adalah lama pemakaian kontrasepsi (r= -0,595), sedangkan di Kampung Ledok Terban adalah penghasilan keluarga (r= -0,791).

-

Kata Kunci : Fertilitas keluarga paripurna,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-1994-2849-Bambang_Wiryanto-abstract.pdf  
  2. S1-1994-2849-Bambang_Wiryanto-bibliography.pdf  
  3. S1-1994-2849-Bambang_Wiryanto-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1994-2849-Bambang_Wiryanto-title.pdf