Analisis Jenis Metafora Dalam Antologi Puisi Ikan Adalah Pertapa (??? ??? ??? ???) dan Strategi Penerjemahannya
HURIN NADA JUWITA, Achmad Rio Dessiar, B.A., M.A., Ph.D.
2025 | Skripsi | BAHASA KOREA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis metafora Bahasa Korea dan strategi penerjemahannya yang terdapat pada buku antologi puisi Ikan Adalah Pertapa yang merupakan buku bilingual dan hasil terjemahan dari buku ??? ??? ??? ??? (oraedwen geotdeureul saenggakhal ttaeneun). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Ulmann (2007) untuk mengategorikan jenis metafora yang ditemukan serta teori strategi penerjemahan metafora Larson (1998) yang digunakan untuk menentukan strategi penerjemahannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini ditemukan tiga jenis metafora yaitu, metafora antropomorfik yang banyak menggambarkan hal abstrak memiliki ciri fisik seperti manusia yaitu memiliki mata yang dapat digunakan untuk memandang. Kemudian metafora konkret ke asbtrak, yaitu hal-hal abstrak seperti kenangan digambarkan menjadi hal konkret yang mampu bersinar dan dapat dilihat oleh mata., Selanjutnya adalah jenis metafora tumpang tindih yang menunjukkan jenis metafora antropomorfik dan metafora hewan secara bersamaan. Sementara itu, strategi penerjemahan metafora yang paling banyak digunakan adalah menerjemahkan metafora menjadi metafora yang sama dalam BSa. Strategi ini menunjukkan bahwa unsur metaforis dalam teks sumber tetap dipertahankan dalam BSa tanpa mengalami perubahan jenis. Hasil analisis penelitian ini secara garis besar menunjukkan bahwa menggunakan penerjemahan metafora yang sama, efektif untuk mempertahankan kekuatan retoris dan artistik teks asli, terutama dalam konteks sastra. Selain itu, hal ini juga menegaskan pentingnya pemahaman mendalam terhadap konteks budaya dan bahasa agar metafora dapat diterjemahkan tanpa kehilangan makna esensialnya.
This research aims to describe the types of Korean metaphors and their translation strategies found in the bilingual poetry anthology Ikan adalah Pertapa, which is a translated version of the Korean collection ??? ??? ??? ??? (When Thinking of Old Things). The theoretical framework used in this study includes Ullmann’s (2007) classification of metaphor types and Larson’s (1998) metaphor translation strategies. This study adopts a qualitative descriptive method. Three types of metaphors were identified: (1) anthropomorphic metaphors, in which abstract concepts are depicted with human physical attributes, such as having eyes that can see; (2) concrete-to-abstract metaphors, in which abstract ideas like memories are represented through tangible imagery, such as something that shines and is visible to the eye; and (3) overlapping metaphors, which combine characteristics of both anthropomorphic and animal metaphors. The most frequently applied translation strategy is translating a metaphor into the same metaphor in the target language. This strategy reflects an effort to preserve the metaphorical elements of the source text without altering the metaphor type. In general, the results of this research suggest that translating metaphors as the same metaphors is effective in maintaining the rhetorical and artistic force of the original text, particularly in literary contexts. This also emphasizes the importance of a deep understanding of both cultural and linguistic contexts to ensure that metaphors are translated without losing their essential meaning.
Kata Kunci : Strategi penerjemahan metafora, teori Stephen Ullmann, puisi Ikan Adalah Pertapa