STUDI POTENSI DAN PENGEMBANGAN KEPARIWISATAAN ALAM DI TAMAN NASIONAL KINABALU, KUNDASANG, RANAU, SABAH, MALAYSIA TIMUR.
SAMIN BIN SALIM, Prof.Dr.Ir. Achmad Sulthoni, MSc.
1997 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata alam, mengetahui jumlah, profil, dan persepsi wisatawan yang datang berkunjung, serta mengetahui kondisi masyarakat sekitar dan pendapatnya mengenai pengembangan potensi kepariwisataan alam. lnformasi ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai pertimbangan, khususnya bagi pihak pengelola, dalam melaksanakan kegiatan pembangunan kepariwisataan alam di Taman Nasional Kinabalu. Data primer yang diambil meliputi jumlah wisatawan, kondisi sosiodemografis dan psikografis wisatawan, persepsi wisatawan terhadap kegiatan wisata, serta kondisi sosek masyarakat dan pendapat mereka mengenai pengembangan kepariwisataan alam di lokasi penelitian, yang diukur dengan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan metode accidental sampling. Data sekunder berupa jumlah wisatawan, macam obyek dan daya tarik wisata, macam fasilitas wisata alam, serta bentuk pengembangan kepariwisataan alam yang dilaksanakan oleh pengelola. Data yang diperoleh dianalisa dengan metode deskriptif Terdapat 3 obyek wisata alam utama di TN Kinabalu yang masing-masing telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata alam, yaitu jalur pendakian ke puncak Kinabalu, kompleks head quarters, dan pemandian air panas di Poring. Aktivitas wisata kebanyakan adalah mendaki gunung Kinabalu, sesuai dengan potensi alam yang ada di lokasi ini. Persepsi wisatawan dan penduduk sekitar terhadap pengembangan kepariwisataan sangat baik. Wisatawan yang mengunjungi lokasi ini lebih banyak wisatawan domestik. Pengembangan potensi kepariwisataan alam di Taman Nasional Kinabalu diarahkan bagi tercapainya keseimbangan antara fungsi konservasi dan fungsi rekreasi, antara lain dengan pelaksanaan sistem zonasi kawasan sesuai dengan potensi dan tujuan pengelolaan. Tanggung jawab pengelolaan kawasan Taman Nasional Kinabalu, berada di bawah wewenang BOTSP (Board of Trustees of Sabah Parks) Pengembangan kepariwisataan alam yang dilaksanakan di kawasan didukung dengan gencamya promosi yang dilakukan oleh STPC (Sabah Tourism Promotion Cooperation).
Kata Kunci : Wisata Alam, Taman Nasional Kinabalu, Pengembangan