Laporkan Masalah

Perilaku pencarian pelayanan kesehatan komunitas adat terpencil Suku Dayak Ngaju :: Studi di Desa Lunuk Bagantung Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Propinsi Kalimantan Tengah

RUARY, Dr. Doeljachman, Mh.,SKM.,MScPH

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia masih terdapat kelompok masyarakat yang masih terpencil dan belum sepenuhnya tersentuh dan terjangkau oleh pelayanan pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat 2010. Komunitas adat terpencil mengalami masalah yang kompleks seperti; letak geografis yang terpencil sehingga mengakibatkan komunitas adat terpencil belum sepenuhnya tersentuh dan terjangkau pelayanan pembangunan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku pencarian pelayanan kesehatan pada komunitas adat terpencil Suku Dayak Ngaju di Desa Lunuk Bagantung. Metode : Penelitian non eksperimental bersifat eksploratif dengan pendekatan kualitatif disajikan secara deskriptif. Informan penelitian yaitu 7 orang dalam DKT dan 3 orang dalam wawancara mendalam, yaitu; tokoh masyarakat, agama, pemuda dan tetua desa. Untuk mendukung data hasil DKT dan wawancara mendalam, peneliti juga mengadakan observasi partisipatif. Pemeriksaan keabsahan data yaitu dengan triangulasi sumber dan metode, analisis data yang digunakan yaitu analisis isi. Hasil : Persepsi sehat-sakit menurut Komunitas Adat Terpencil Suku Dayak Ngaju seperti tubuh/badannya segar dan tidak lemah, makannya teratur, tingkah lakunya baik, perasaan/pikirannya baik dan tubuhnya bersih. Penyakit yang paling berbahaya menurut sebagian besar informan yaitu penyakit yang bersifat tradisional. Faktor yang mempengaruhi pengobatan adalah faktor dorongan keluarga dan orang yang dituakan di dalam keluarga. Tindakan pengobatan yang akan dilakukan yaitu berdasarkan kesepakatan keluarga. Pola pencarian pengobatan jika sakit n sendiri. dengan pengobataKesimpulan : Perilaku pencarian pelayanan kesehatan pada Komunitas Adat Terpencil suku Dayak Ngaju di Desa Lunuk Bagantung masih dipengaruhi oleh sosial budaya dan adat istiadat yang telah dijadikan pegangan dalam berperilaku

Background : In the order of Indonesian community life, there is still a group of people who still isolated and not yet contacted and covered wholly by the service of health development toward Indonesia Sehat 2010. The community of isolated tradition experience complex problem such as isolated geographical location that may cause it is not yet contacted ed by the development service. and coverObjective : This research was aimed to obtain description of health seeking behaviour in the community of isolated tradition Dayak Ngaju tribe in the village of Lunuk Bagantung. Methods : This was an explorative experimental research with qualitative approach that was descriptively presented. The research informants were 7 people in FGD and 3 people in in-depth interview that was figures of public, religion, youth and village. In order to support the data of FGD and in depth interview result, researcher implemented participate observation. Data validity was done by source and method ion and data analysis used content analysis. triangulatResults : Healthy-ill perception according to community of isolated tradition Dayak Ngaju tribe such as fit body and not weak body, proper eating,good behavior, good feeling/thinking and clean body. The most dangerous disease according to most of the informants was tradition disease. Factors that influenced treatment were family support and respected person who considered old in the family. Treatment action was done based on family agreement. Method in looking for ill treatment al treatment. was with personConclusion : Health seeking behavior in the community of isolated tradition Dayak Ngaju tribe in the village of Lunuk Bagantung still influenced by social culture and customs that already became standard to behave

Kata Kunci : Perilaku Sehat,Masyarakat Adat Dayak Ngaju


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.