Pelatihan guru dalam pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada murid Sekolah Lanjutan Pertama di Samarinda
GHOZALI, Dra. I.M. SUnarsih, Apt.,SU
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Tingkat penyalahgunaan NAPZA yang cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu menuntut adanya upaya pencegahan yang tepat dan berkesinambungan. Salah satu media yang efektif dalam pencegahan NAPZA adalah melalui tatanan sekolah. Upaya untuk memberdayakan dan meningkatkan peran guru dalam pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada murid dipandang sebagai suatu alternatif yang tepat, terutama dalam hal efektifitas dan sustainabilitasnya. Upaya ini dapat dilakukan melalui kegiatan promosi kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan melalui pelatihan dengan metode ceramah tanya jawab dan media audiovisual (VCD) terhadap pengetahuan dan sikap guru tentang pencegahan penyalahgunaan NAPZA di kalangan murid SLTP. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan non-equivalent control group with pre-test and post-test. Sampel adalah 87 orang guru SLTP di Kecamatan Samarinda Ulu dan Samarinda Ilir yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisis data menggunakan program SPSS 10.0 dengan sub-program analisis t-test dan dengan tingkat kemaknaan p=0,05. Hasil: Terdapat peningkatan yang bermakna pada pengetahuan dan sikap guru di kelompok perlakuan setelah diberikan promosi kesehatan melalui pelatihan tentang pencegahan penyalahgunaan NAPZA dengan metode ceramah tanya jawab dan media audiovisual (VCD). Kesimpulan: Promosi kesehatan melalui pelatihan dengan metode ceramah tanya jawab dan media audiovisual (VCD) dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap guru tentang pencegahan penyalahgunaan NAPZA di kalangan murid SLTP
Background: The level of drugs abuse that tend to increased periodically requires the appropiate and sustainable prevention efforts. The effort to empower and to improve teacher’s role in prevention of drugs abuse among students is viewed as an appropiate alternative, especially in its effectiveness and sustainability. This effort could be done through health promotion activity. Objective: This research was aimed to find out the influence of health promotion through training using interactive speech method and audiovisual media (VCD) toward teacher’s knowledge and attitude regarding the prevention of drugs abuse among junior high school students. Method: This was a quasi experimental research with non-equivalent control group pre-test and post-test design. The sample was 87 teachers of junior high school in sub district of Samarinda Ulu and Samarinda Ilir. Data was taken by using knowledge and attitude questionner. Data was analyzed by using SPSS 10.0 programme with t-test analyze sub programme and with significance level of p=0,05. Result: There was significance improvement on the teacher’s knowledge and attitude in the treatment group after given health promotion through training regarding drugs abuse prevention using interactive speech method and audiovisual media (VCD). 1 Conclusion: Health promotion through training using interactive speech method and audiovisual media (VCD) could increase teacher’s knowledge and attitude regarding drugs abuse among junior high school students
Kata Kunci : Perilaku Sehat,Pencegahan NAPZA,Pelatihan Guru