Peran Anggota Kelompok Wanita Tani Jaya Mandiri Abadi Dalam Mendukung Keberlanjutan Program Lumbung Mataraman Di Kalurahan Tridadi Kapanewon Sleman Kabupaten Sleman
Abiyyu Rifqi Pratama, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D.; Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P, M.A
2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN
Program Lumbung Mataraman merupakan salah satu program ketahanan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Program Lumbung Mataraman merupakan program yang mengkombinasikan pertanian, perikanan, dan peternakan. Program Lumbung Mataraman berawal dari filosofi “Nandur opo sing dipangan, mangan opo sing ditandur”, yaitu menanam apa yang dimakan, makan apa yang ditanam. Filosofi ini merupakan filosofi yang berasal dari masyarakat Jawa pada zaman dahulu. Salah satu penerima Program Lumbung Mataraman adalah Kelompok Wanita Tani Jaya Mandiri Abadi (KWT Jaya Mandiri Abadi). Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive dengan menggunakan metode studi kasus dan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (1). Menganalisis jenis-jenis peran anggota KWT Jaya Mandiri Abadi dalam keberlanjutan Program Lumbung Mataraman, (2). Menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam keberlanjutan Program Lumbung Mataraman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran di KWT Jaya Mandiri Abadi sudah berlangsung dengan optimal dalam mendukung keberlanjutan Program Lumbung Mataraman. Peran pemelihara dan peran tugas sudah dijalankan dengan baik, sedangkan peran pengacau sudah diminimalisir. Faktor pendukung keberlanjutan sudah berjalan optimal dan faktor penghambat sudah diminimalisir dengan baik.
The Lumbung Mataraman program is one of the food security programs in the Special Region of Yogyakarta (DIY). Lumbung Mataraman is a program that combines agriculture, fisheries, and animal husbandry. The Lumbung Mataraman program originated from the philosophy of “Nandur opo sing dipangan, mangan opo sing ditandur”, which means planting what is eaten, eating what is planted. This philosophy is a philosophy that originated from the Javanese community in ancient times. One of the recipients of the Lumbung Mataraman Program is the Jaya Mandiri Abadi Women Farmers Group (KWT Jaya Mandiri Abadi). The location selection was done purposively by using case study method and qualitative approach. The objectives of this research are (1). Analyzing the types of roles of KWT Jaya Mandiri Abadi members in the sustainability of the Lumbung Mataraman Program, (2). Analyzing the supporting and inhibiting factors in the sustainability of the Lumbung Mataraman Program. The results of this study indicate that the role in KWT Jaya Mandiri Abadi has been going on optimally in supporting the sustainability of the Mataraman Barn Program. The role of maintainers and the role of tasks have been carried out well, while the role of disruptors has been minimized. Supporting factors for sustainability have been running optimally and inhibiting factors have been well minimized.
Kata Kunci : Lumbung Mataraman, Peran, KWT, Keberlanjutan