Laporkan Masalah

Persepsi terhadap budaya matrilinial dan lama merantau hubungannya dengan tingkat kemandirian laki-laki perantau Minangkabau

MARDIANTO, Prof.Dr. Sartini Nuryoto

2004 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap budaya matrilinial dan lama merantau dengan kemandirian yang dimiliki oleh laki-laki perantau Minangkabau di yogyakarta. Hipotesis yang diajukan adalah: a). Ada hubungan positif antara persepsi terhadap budaya matrilinial dan lama merantau dengan kemandirian pada laki-laki perantau Minangkabau, b). Ada hubungan negatif antara lama merantau dengan persepsi laki- laki perantau Minang terhadap budaya matrilinial, c). Ada perbedaan tingkat persepsi dan kemandirian pada laki-laki perantau Minang, antara rantau kerja dengan rantau pendidikan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah skala kemandirian dan skala persepsi terhadap budaya matrilinial. Subjek penelitian berjumlah 160 laki-laki perantau Minang di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan klasifikasi 80 orang pada rantau kerja dan 80 orang pada rantau pendidikan. Teknik analisis yang dipakai adalah analisis regresi dan korelasi product moment dari Pearson (untuk hipotesis 1 dan 2) dan uji t (untuk hipotesis 3). Hasil analisis data menunjukkan :1) Ada hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap budaya matrilinial dengan kemandirian ( R= 0.678 dan p = 0,000), sedangkan lama merantau tidak berkorelasi signifikan dengan kemandirian ( R = 0,069 dan p = 0,383). 2) Tidak ada hubungan antara lama merantau dengan persepsi terhadap budaya matrilinial ( R= 0,101 dan p = 0,203 ), 3) Ada perbedaan yang signifikan pada persepsi tentang budaya matrilinial dan tingkat kemandirian antara rantau kerja dengan rantau pendidikan.

The aim of this research is to see the relation of perception of matrilineal culture and duration of going abroad with the men of perantau Minangkabau`s inndependence in Yogyakarta. The hypotesis is : a). There is apositive relation among persception of matrilineal culture and duration of going abroad with the men of perantau Minangkabau`s independence, b). There is a negative relation among the duration of going abroad with the perception the men of perantau Minang of matrilinial culture., c). There is the distinction of perception leve l and the men of perantau Minang independence, among job going abroad and education going abroad. The research method of this study is independence and perception of matrilineal culture scale. 160 men of perantau Minang in DI Yogyakarta was recruited for it; 80 men of job going abroad and 80 men of education one. The hypotesis 1 and 2 is measured by regression analysis and person correlation of product moment for the next, the hypotesis 3 is measured by t test. The result show : 1) The re is a significant relation among perception of matrilineal culture with the independence (R = 0.678 and p = 0.000), but among duration of going abroad niersignificant relation with the independence( R = 0,069 dan p = 0,383). 2) There`s no relation among duration of going abroad with perception of matrilineal culture (R = 0.101 and p = 0.203). 3). There is asignifikant distinction of perception of matrilineal culture and independence among job going abroad and edutional one.

Kata Kunci : Psikologi,Kemandirian,Budaya Matrilinial,Perception of matrilineal culture, duration of going abroad, and independence


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.