KARAKTERISTIK EKSTERIOR INDUK HASIL PERSILANGAN SAPI ANGUS DAN SAPI BALI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT
Asra Yuda Kusuma, Prof. Ir. Panjono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik eksterior kualitatif dan kuantitatif sapi induk hasil persilangan sapi jantan Angus dan sapi betina Bali (Angbal) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan 35 ekor sapi induk Angbal dan 35 ekor sapi induk Bali. Penelitian dilakukan dengan metode survei melalui pengamatan dan pengukuran langsung pada ternak. Data yang diambil meliputi karakteristik eksterior kualitatif dan kuantitatif. Data karakteristik eksterior kualitatif dianalisis secara deskriptif. Data karakteristik eksterior kuantitatif dianalisis menggunakan Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sapi induk Angbal memiliki warna rambut hitam kecoklatan (54,30%), kaki berwarna hitam (94,30%), pantat berwarna Hitam (91,40%), dahi berwarna hitam (91,40%) dan warna kipas ekor berwarna hitam (100,00%). Sapi induk Angbal sebagian besar tidak memiliki garis punggung (88,60%) dan sebagian kecilnya memiliki garis punggung tipis (11,40%), sedangkan pada tanduknya, sapi induk Angbal sebagian besar tidak bertanduk (97,10). Panjang badan, tinggi gumba, tinggi pinggul, lebar pinggul, lingkar dada, dalam dada, lebar dada, panjang kepala, lebar kepala dan panjang telinga sapi induk Angbal dan sapi induk Bali berturut-turut masing masing adalah 135,43±4,69 dan 112,63±4,86 cm; 128,69±5,15 dan 109,83±3,12 cm; 123,94±4,39 dan 106,78±2,84 cm; 40,83±3,46 dan 33,83±1,74 cm; 177,03±9,59 dan 154,03±4,57 cm; 69,66±4,04 dan 60,03±3,09 cm; 49,86±6,06 dan 38,37±2,39 cm; 42,40±1,91 dan 34,60±1,28 cm; 20,83±0,95 dan 15,71±0,78 cm; serta 25,00±2,11 dan 18,57±1,29 cm. Nilai panjang badan, tinggi gumba, tinggi pinggul, lebar pinggul, lingkar dada, dalam dada, lebar dada, panjang kepala, lebar kepala dan panjang telinga sapi induk Angbal lebih besar (P<0 xss=removed>
This study aimed to determine the qualitative and quantitative exterior characteristics of Angbal cows whit was resulting from crossbreeding between Angus bulls with Bali cows in Central Lombok, West Nusa Tenggara. As many as 35 head of Angbal cows and 35 head of Bali cows. Were us in this study was conducted using a survey method through direct observation and measurement of the livestock. The data collected included qualitative and quantitative exterior characteristics. Qualitative exterior characteristics were analyzed descriptively, while quantitative exterior characteristics were analyzed using independent sample t-test. The results of showed that most Angbal cows had dark brownish-black hair (54.30%), black legs (94.30%), black rumps (91.40%), black foreheads (91.40%), and black tail fans (100.00%). The majority of Angbal cows lacked a dorsal stripe (88.60%), while a small portion had a faint dorsal stripe (11.40%). Regarding horns, most Angbal cows were polled (hornless)(97,10%). The body length, withers height, hip height, hip width, chest circumference, chest depth, chest width, head length, head width, and ear length of Angbal and Bali cows were 135.43±4.69 and 112.63±4.86 cm; 128.69±5.15 and 109.83±3.12 cm; 123.94±4.39 and 106.78±2.84 cm; 40.83±3.46 and 33.83±1.74 cm; 177.03±9.59 and 154.03±4.57 cm; 69.66±4.04 and 60.03±3.09 cm; 49.86±6.06 and 38.37±2.39 cm; 42.40±1.91 and 34.60±1.28 cm; 20.83±0.95 and 15.71±0.78 cm; and 25.00±2.11 and 18.57±1.29 cm, respectively. The body length, withers height, hip height, hip width, heart, chest depth, chest width, head length, head width, and ear length of Angbal cows were higher (P<0>
Kata Kunci : (Kata kunci: Persilangan, Karakteristik, Kualitatif, Kuantitatif)