Gaya pengasuhan authoritatif, perkembangan kognisi dan gender typing anak
ERAWATI, Muna, Prof.Dr. Bimo Walgito
2004 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini mengkorelasikan dua variabel independen yaitu gaya pengasuhan authoritatif dan perkembangan kognisi dengan gender typing anak. Gaya pengasuhan authoritatif diukur dengan Skala Pengasuhan Authoritatif. Perkembangan kognisi diukur dengan adaptasi Piagets’ Task yang mengukur kemampuan seriasi, klasifikasi dan konservasi. Gender typing diukur dengan Wawancara Gender Typing. Tiga puluh (30) anak berusia 6 hingga 7 tahun (rerata usia = 6,3 tahun) direkrut dari Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar di Gedangan, Tuntang. Ibu-ibu mereka juga terlibat dalam penelitian ini untuk melengkapi Skala Pengasuhan Authoritatif. Regresi ganda menghasilkan korelasi signifikan; R=0,482; F=4,088; R2=0,232; db=2 dan p=0,027. Hal ini menunjukkan bahwa gaya pengasuhan authoritatif dan perkembangan kognisi secara bersama-sama dapat menjadi prediktor yang baik bagi gender typing anak. Hipotesis pertama pun dapat diterima. Korelasi signifikan tidak dijumpai antara gaya pengasuhan authoritatif dengan gender typing anak; r=0,229; p>0,05 (p=0,222). Regresi parsial dengan mengendalikan perkembangan kognisi menghasilkan; r=-0,208; p>0,05 (p=0,277). Hipotesis kedua tidak dapat diterima. Variabel ini secara mandiri bukan prediktor yang baik bagi gender typing anak dengan SE=4,277%. Perkembangan kognisi memiliki korelasi positif dan signifikan dengan gender typing; r=0,445; p<0,01 (p=0,013). Regresi parsial antara dua variabel tersebut dengan mengendalikan gaya pengasuhan authoritatif menghasilkan; r=0,436; p<0,05 (p=0,017). Hipotesis ketiga dapat diterima. Variabel ini dapat menjadi prediktor yang baik bagi gender typing anak dengan SE=18,965 %.
In this study both independent variables i.e. authoritative parenting style and cognition development correlated with gender typing in child. Authoritative parenting style was assessed by Authoritative Parenting Scale. Cognition development was assessed by adaptation of Piagets’ Tasks which measured seriation, classification and conservation skills. Gender typing was assessed by Gender Typing Interview. Thirty children aged 6 to 7 years (mean age =6.3 years) were recruited from a kindegarten and an elementary school in Gedangan, Tuntang. Their mothers committed too in this research to complete the Authoritative Parenting Scale. Multiple regression yielded significant effect; R=0.482; F=4.088; R2 0.232; db=2 and p=0.027. It shows that authoritative parenting style and cognitive development were good predictors for childrens’ gender typing, the first hypothesis can be accepted. There is no significant effect between authoritative parenting style and gender typing; r=0.229; p>0.05 (p=0.222). Partial regression between authoritative parenting style and gender typing by controlling cognition development yielded; r=-0.208; p>0.05 (p=0.277). The second hypothesis couldn’t be accepted. This variable alone is not good predictor for childrens’ gender typing (SE=4.277%). The cognition development actually revealed significant correlation with gender typing; r=0.445; p<0.01 (p=0.013). Partial regression between cognition development and gender typing yielded; r=0.436; p<0.05 (p=0.017). The third hypothesis was accepted. This variable become a good predictor for gender typing (SE = 18.965 %). Key words : gender typing, sex-typing, gender development
Kata Kunci : Psikologi Anak,Gender Typing,Kognisi