Optimasi Produksi dan Karakterisasi Beta-Glukan dari Auricularia auricula-judae dalam Kultur Cair sebagai Agen Prebiotik
Tamara Sugihara, Sari Darmasiwi, S.Si., M. Biotech. Ph.D.
2025 | Skripsi | BIOLOGI
Beta-glukan merupakan
polisakarida yang memiliki beragam manfaat kesehatan, salah satunya sebagai
agen prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri probiotik. Auricularia
auricula-judae dikenal sebagai salah satu sumber beta-glukan yang
potensial. Namun, produksi dan ekstraksi beta-glukan dari miseliumnya masih
perlu dioptimalkan dan potensinya sebagai agen prebiotik masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi
biomassa miselium A. auricula-judae dalam kultur cair, membandingkan
efektivitas metode ekstraksi beta-glukan dari miselium yang dihasilkan, serta
mengevaluasi potensi beta-glukan sebagai prebiotik bagi Lactobacillus
bulgaricus. Variabel yang diuji meliputi sumber karbon, sumber nitrogen,
dan lama fermentasi. Ekstraksi beta-glukan dilakukan menggunakan metode Pressure
Hot Water (PHW) dan Ultrasound Assisted Extraction (UAE). Analisis
beta-glukan dilakukan dengan metode Congo red, dan karakterisasi
menggunakan FTIR. Uji prebiotik dilakukan dengan mengukur pertumbuhan L.
bulgaricus setelah suplementasi beta-glukan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sumber nitrogen dan lama fermentasi berpengaruh signifikan terhadap bobot
total biomassa miselium (p<0>A. auricula-judae mampu meningkatkan pertumbuhan L.
bulgaricus, dengan viabilitas tertinggi pada konsentrasi 0,2%. Temuan ini
mengindikasikan bahwa beta-glukan A. auricula-judae berpotensi sebagai
agen prebiotik yang dapat bermanfaat dalam kesehatan dan produk pangan
fungsional
Beta-glucan is a polysaccharide
with various health benefits, one of which is its role as a prebiotic agent
that supports the growth of probiotic bacteria. Auricularia auricula-judae is
recognized as a potential source of beta-glucan. However, the production and
extraction of beta-glucan from its mycelium require further optimization, and
its potential as a prebiotic agent remains limited. This study aims to
determine the factors influencing the biomass production of A.
auricula-judae mycelium in liquid culture, compare the effectiveness of
different beta-glucan extraction methods from the resulting mycelium, and
evaluate the prebiotic potential of beta-glucan for Lactobacillus bulgaricus.
The variables tested include the carbon source, nitrogen source, and
fermentation duration. Beta-glucan extraction was performed using the Pressure
Hot Water (PHW) and Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) methods. Beta-glucan
analysis was conducted using the Congo red method, and characterization was
performed using FTIR. The prebiotic assay was carried out by measuring the
growth of L. bulgaricus after beta-glucan supplementation. The results
showed that the nitrogen source and fermentation duration significantly
affected the total biomass weight of the mycelium (p<0>A.
auricula-judae enhanced the growth of L. bulgaricus, with the
highest viability observed at a concentration of 0.2%. These findings suggest
that beta-glucan from A. auricula-judae has potential as a prebiotic
agent, offering benefits for health and functional food products.
Kata Kunci : Auricularia auricula-judae, beta-glukan, ekstraksi, prebiotik, Lactobacillus bulgaricus, Ultrasonic assisted extraction