Laporkan Masalah

Analisis Pertumbuhan, Pigmen, dan Potensi Antioksidan Kultur Euglena gracilis Strain Dieng IDN22 pada Variasi Konsentrasi Pupuk MKP (Mono Kalium Phosphate)

Renisha Windy Puspita Sari, Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc.

2025 | Skripsi | BIOLOGI

Mikroalga, Euglena gracilis merupakan spesies yang banyak digunakan dalam berbagai bidang karena kemampuan pertumbuhan biomassa serta produksi berbagai senyawa metabolit yang tinggi. Namun, keterbatasan produksi dan pemanenan menghambat pemanfaatannya secara optimal. Pertumbuhan E. gracilis selama kultivasi dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya adalah nutrisi dalam medium pertumbuhan. Nutrisi seperti Fosfor merupakan faktor penting yang dapat dimodifikasi untuk meningkatkan produktivitas kultur E. gracilis. Fosfor berperan dalam metabolisme seluler seperti fotosintesis, respirasi, pembelahan sel, serta biosintesis berbagai senyawa. Pupuk MKP (Mono Kalium Phosphate) merupakan sumber Fosfor yang saat ini hanya diaplikasikan pada tanaman. Pada penelitian ini, kultur Euglena gracilis strain Dieng IDN22 dikultivasi pada skala semi massal dengan tiga perlakuan variasi konsentrasi MKP yaitu kontrol (0,99 g/L), R1 (0,495 g/L), dan R2 (1,98 g/L). Parameter yang diamati yaitu densitas sel dengan hemositometri, pigmen dengan pelarut aseton, serta aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Data dianalisis secara statistik dengan uji one-way ANOVA pada tingkat kepercayaan 95% (taraf uji p<0>Duncan Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan hasil yang diperoleh, peningkatan konsentrasi MKP dua kali lipat dari kontrol meningkatkan densitas sel hingga 7,242 ± 0,629 × 105 sel/mL dan aktivitas antioksidan dengan IC50 4,942 ± 0,073 mg/mL. Sementara itu,  penurunan konsentrasi MKP setengah dari kontrol meningkatkan klorofil b, karotenoid, dan astaxanthin, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap klorofil a. 

Microalga Euglena gracilis is a species widely used in various fields due to its high biomass growth ability and production of various metabolite compounds. However, limitations in production and harvesting hinder its optimal utilization. The growth of E. gracilis during cultivation is influenced by various factors, one of which is the nutrients in the growth medium. Nutrients such as phosphorus are important factors that can be modified to enhance the productivity of E. gracilis cultures. Phosphorus plays a role in cellular metabolism, such as photosynthesis, respiration, cell division, and the biosynthesis of various compounds. MKP (Mono Potassium Phosphate) fertilizer is a source of phosphorus that is currently only applied to plants. In this study, Dieng strain Euglena gracilis IDN22 was cultivated at a semi-mass scale with three variations of MKP concentration treatments: control (0.99 g/L), R1 (0.495 g/L), and R2 (1.98 g/L). Parameters observed included cell density using hemocytometry, pigments with acetone solvent, and antioxidant activity using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. The data were analyzed statistically using one-way ANOVA at a 95% confidence level(significance level p<0>b, carotenoids, and astaxanthin, but had no significant effect on chlorophyll a.

Kata Kunci : Antioksidan, Euglena gracilis, Fosfor, Kultivasi, Pupuk

  1. S1-2025-474288-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474288-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474288-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474288-title.pdf