Laporkan Masalah

Studi Kasus Transformasi Spiritual Untuk Mencapai Keselarasan Batin Mahasiswa Di Yogyakarta Dalam Perspektif Anne Dufourmantelle

DONAYA PRAMESTYA PUTRI, Drs. Farid Mustofa, S.Ag., M.Hum., Prof. Drs. M. Mukhtasar Syamsuddin, M.Hum., Ph.D of Arts.

2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Ketidakselarasan batin sering muncul sebagai akibat peralihan identitas dan nilai-nilai di tengah berbagai tantangan yang menguji keseimbangan antara pikiran, perasaan, dan keyakinan. Penelitian berjudul Studi Kasus Transformasi Spiritual untuk Mencapai Keselarasan Batin Mahasiswa di Yogyakarta dalam Perspektif Anne Dufourmantelle ini terinspirasi oleh keberhasilan sebagian mahasiswa menyelaraskan batinnya melalui transformasi spiritual. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses transformasi spiritual untuk mencapai keselarasan batin serta menganalisis keterkaitan keduanya dalam perspektif Anne Dufourmantelle khususnya aspek kebebasan, responsibilitas moral, krisis, trauma, dan kesembuhan pada mahasiswa. 

Penelitian ini termasuk jenis deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka yang diperkuat dengan studi lapangan melalui wawancara bersama subjek penelitian yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data-data yang didapatkan tersebut dianalisis dengan melibatkan unsur-unsur metodis seperti deskripsi, interpretasi, heuristika, dan refleksi kritis.

Hasil penelitian menunjukan bahwa; pertama, transformasi spiritual mahasiswa merupakan proses reflektif lewat dialog dengan otherness to oneself  yang disebabkan oleh banyak faktor; kedua, keselarasan batin berasal dari penerimaan yang melibatkan keterhubungan manusia dan Tuhan; ketiga, transformasi spiritual merupakan proses yang kompleks dengan melibatkan aspek kebebasan, responsibilitas moral, krisis, dan kesembuhan; keempat, transformasi spiritual untuk mencapai keselarasan batin adalah proses yang berkelanjutan dan dinamis.

Inner disharmony often results in the shift of identities and values amidst various challenges that test the harmony of thoughts, feelings and beliefs. This research, titled Case Study of Spiritual Transformation to Achieve Inner Harmony for Students in Yogyakarta in Anne Dufourmantelle's Perspective inspired by the success of students in aligning their inner harmony through spiritual transformation. The aim of this study is to understand the process of spiritual transformation for inner harmony and analyze the interrelation between the two in Anne Dufourmantelle’s perspective, particularly concerning freedom, moral responsibility, crisis, trauma, and healing among the students. 

This study is a descriptive qualitative that uses library research method and supported by field research method through deep interviews with selected subjects using purposive sampling technique. The obtained data was analyzed by involving methodical elements such as description, interpretation, heuristics and critical reflection.

The findings indicate that: first, students' spiritual transformation is a reflective process through dialogue with "otherness to oneself" and caused by various factors; second, inner harmony came from an acceptance about life that involving the connection between humans and God; third, spiritual transformation is a complex process which containing freedom, moral responsibility, crisis, and healing; fourth, spiritual transformation for inner harmony is an ongoing and dynamic process.

Kata Kunci : Transformasi, Spiritual, Keselarasan Batin, Krisis, Anne Dufourmantelle, Transformation, Spiritual, Inner Harmony, Crisis, Anne Dufourmantelle

  1. S1-2025-458553-abstract.pdf  
  2. S1-2025-458553-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-458553-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-458553-title.pdf