Taksiran Nilai Ekonomi Mangrove Sebagai Tempat Pemijahan Biota Laut di Kampung Bagan Kelurahan Tanjung Piayu Kota Batam Kepulauan Riau
Salwa Choirunnisa Nurhafizhah, Agus Affianto, S.Hut., M.Si
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
Mangrove merupakan ekosistem yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan juga bagi Masyarakat. Mangrove bermanfaat sebagai tempat untuk mencari makan (feeding ground), tempat asuhan (nursery ground), maupun sebagai tempat pemijahan (spawning ground). Hal ini dikarenakan mangrove menjadi sumber makanan bagi biota laut serta berfungsi sebagai tempat berlindung biota laut dari predator. Hutan mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang ada dan mempunyai nilai, serta menjadi sumber pendapatan masyarakat pesisir untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik dari penerima manfaat mangrove di Kampung Bagan serta menaksir nilai ekonomi mangrove sebagai tempat pemijahan.
Penelitian ini dilaksanakan di mangrove Kampung Bagan, dan berfungsi untuk melindungi zona pemukiman masyarakat yang berada pada wilayah pesisir Kampung Bagan, Tanjung Piayu Kota Batam. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel untuk menaksir nilai ekonomi mangrove sebagai tempat pemijahan adalah dengan simple random sampling dan melakukan wawancara kepada nelayan yang berada di wilayah lokasi penelitian. Pada penelitian ini menggunakan metode Effect On Production untuk mendapatkan nilai ekonomi mangrove sebagai tempat pemijahan.
Berdasarkan hasil penelitian, taksiran nilai ekonomi mangrove sebagai tempat pemijahan diperoleh nilai ekonomi sebesar Rp1.774.671.405,74/ha/tahun. Setelah dikalkulasikan oleh luas hutan mangrove pada tahun tersebut sebesar 25,35 ha, maka total nilai ekonomi mangrove Kampung Bagan adalah sebesar Rp44.987.920.135,43/tahun sebagai tempat pemijahan dari biota laut di mangrove Kampung Bagan. Nilai yang dihasilkan merupakan nilai yang besar, sehingga penting untuk mempertahankan mangrove sebagai tempat pemijahan biota laut di Kampung Bagan, Tanjung Piayu, Kota Batam, Kepulauan Riau
Mangrove is an ecosystem that can provide benefits to the environment and also to the community. Mangrove is useful as a place to find food (feeding ground), a place to care for (nursery ground), and as a spawning ground. This is because mangroves are a source of food for marine biota and function as a place of shelter for marine biota from predators. Mangrove forests are an important habitat for various marine biota that exist and have value, and are a source of income for coastal communities to meet their daily needs. The purpose of this study was to identify the characteristics of the beneficiaries of mangroves in Kampung Bagan and to estimate the economic value of mangroves as a spawning ground.
This research was conducted in the mangroves of Kampung Bagan, and functions to protect the residential zone of the community in the coastal area of Kampung Bagan, Tanjung Piayu, Batam City. The method used in sampling to estimate the economic value of mangroves as a spawning ground is simple random sampling and conducting interviews with fishermen in the research location area. This study uses the Effect On Production method to obtain the economic value of mangroves as a spawning ground.
Based on the research results, the estimated economic value of mangroves as a spawning ground obtained an economic value of Rp1,774,671,405.74/ha/year. After being calculated by the area of mangrove forest in that year of 25.35 ha, the total economic value of the Kampung Bagan mangrove is Rp44,987,920,135.43/year as a spawning ground for marine biota in the Kampung Bagan mangrove. The resulting value is a large value, so it is important to maintain mangroves as a spawning ground for marine biota in Kampung Bagan, Tanjung Piayu, Batam City, Riau Islands.
Kata Kunci : Effect On Production (EOP), Pemijahan Biodata Laut, Nilai Ekonomi; Effect On Production (EOP), Spawning Ground, Economic Value