Peran Efikasi Diri Dan Dukungan Sosial Terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa Yang Mengikuti Program Kampus Mengajar
Dhaifina Putri Ramadhani, Dr. Yuli Fajar Susetyo, S.Psi., M.Si., Psikolog
2025 | Skripsi | PSIKOLOGI
Program Kampus Mengajar merupakan salah satu program dari Kampus Merdeka yang mengarahkan mahasiswa untuk belajar di luar kelas selama satu semester dengan menjadi mitra guru di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini mengkaji peran efikasi diri dan dukungan sosial terhadap penyesuaian diri mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar. Penelitian ini melibatkan 138 mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar. Pengukuran variabel dilakukan dengan skala penyesuaian diri, dukungan sosial, dan efikasi diri yang telah dimodifikasi dari penelitian sebelumnya. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan efikasi diri dan dukungan sosial secara simultan berperan sebesar 9,12% terhadap penyesuaian diri mahasiswa. Efikasi diri berperan signifikan terhadap penyesuaian diri sebesar 7,6%, namun dukungan sosial tidak memiliki peran yang signifikan terhadap penyesuaian diri mahasiswa. Temuan ini menekankan perlunya strategi khusus untuk meningkatkan efikasi diri mahasiswa. Selain itu, peran dari sumber dukungan sosial perlu diperkuat, serta program pendampingan yang terstruktur selama program harus lebih dioptimalkan.
The Kampus Mengajar program is one of the Kampus Merdeka initiatives that allow university students to gain practical experience outside the classroom for one semester by serving as teaching partners in elementary (SD) and junior high schools (SMP). This study examines the role of social support and self-efficacy in the adjustment of students participating in the Kampus Mengajar program. The research involved 138 students enrolled in the program. The study measured the variables using modified scales for adjustment, social support, and self-efficacy, adapted from previous research. Multiple linear regression analysis revealed that self-efficacy and social support collectively contributed 9.12% to students' adjustment. Specifically, self-efficacy significantly influenced adjustment, accounting for 7.6%, whereas social support did not have a significant effect. These findings highlight the necessity of targeted strategies to enhance students' self-efficacy. Additionally, the role of social support sources should be reinforced, and structured mentoring programs throughout the initiative should be further optimized.
Kata Kunci : Penyesuaian Diri, Dukungan Sosial, Efikasi Diri