Laporkan Masalah

Analisis pengukuran kinerja Rumah Sakit DKT Jogja, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogja dan RSUD Sleman

GOWON, Mohammad, Dr. Indra Bastian, MBA

2004 | Tesis | S2 Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada perbedaan antara kinerja rumah sakit DKT Jogjakarta, rumah sakit PKU Muhammadiyah Jogjakarta dan Rumah Sakit Umum Daerah Sleman dengan pendekatan Balance Scorecard. Pendekatan tersebut meninjau dari empat perspektif yaitu; (1) perspektif pelanggan/pasien, (2) perspektif proses pelayanan administrasi, (3) perspektif keuangan dan (4) perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Kuesioner yang disebar bertujuan untuk mengukur keempat aspek BSC. Kuesioner yang disebar terbagi dalam dua tipe. Kuesioner pertama ditujukan dan diisi oleh pasien yang menanyakan aspek kepuasan pasien dan aspek proses pelayanan dan administrasi. Pasien yang mengisi kuesioner terdiri dari pasien rawat inap dan pasien rawat jalan. Kuesioner kedua ditujukan dan diisi oleh karyawan medis & non medis berisi pertanyaan dari aspek keuangan dan aspek pertumbuhan & pembelajaran. Berdasarkan analisis varians (Anova) dan dikuatkan dengan hasil uji statistik non parametrik terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini maka diperoleh hasil ; (1) tidak terdapat perbedaan rata-rata kinerja pelanggan yang signifikan di antara ketiga kelompok rumah sakit (RS DKT Jogja, rumah sakit PKU Muhammadiyah dan RSUD Sleman), (2) terdapat perbedaan rata-rata kinerja proses pelayanan & administrasi yang signifikan di antara ketiga kelompok rumah sakit yang ada. (3) terdapat perbedaan rata-rata kinerja keuangan yang signifikan di antara ketiga kelompok rumah sakit yang ada. (4) terdapat perbedaan rata-rata kinerja pertumbuhan dan pembelajaran yang signifikan di antara ketiga kelompok rumah sakit yang ada. Beberapa keterbatasan disadari muncul di sana sini. Keterbatasan tersebut antara lain dalam hal kuesioner yang diajukan dirasakan belum dapat menggali secara memuaskan kondisi nyata di lapangan dari aspek-aspek yang ada dalam kerangka balance scorecard, sehingga item pertanyaan masih harus terus dikembangkan. Keterbatasan lainnya adalah fokus penelitian yang dilakukan ini lebih mengarah pada balance scorecard pada tahapan pengukuran kinerja dan belum mencapai tahapan perancangan dan implementasi menurut teorinya Mulyadi dan Johny Setiawan (2001), sehingga penelitian lanjutan disarankan untuk lebih mengarah kepada perkembangan teori BSC selanjutnya. Saran yang penulis ajukan untuk perbaikan tesis ini adalah agar menambah objek penelitian tidak hanya tiga rumah sakit tapi perlu ditambahkan lebih dari tiga agar hasil analisis kinerja dapat benar-benar menunjukkan karakteristik khusus yang dimiliki masing-masing rumah sakit. Dan juga penelitian lanjutan akan lebih baik apabila kelompok rumah sakit yang diperbandingkan memiliki tingkatan yang sama seperti RSUD dengan RSUD atau sektor swasta dengan swasta atau antara rumah sakit pemerintah dengan rumah sakit pemerintah.

The goal of this thesis is to test whether there are some differentiations between performance of rumah sakit DKT Jogjakarta, rumah sakit PKU Muhammadiyah Jogjakarta and rumah sakit umum daerah Sleman by using Balance Scorecard (BSC) aproach. This Balance Scorecard contains four perspectives that are; (1) customer perspective (2) internal business process perspective, (3) financial perspective and (4) learning and growth perspective. The objective of questionare distribution is to measure the four perspectives of BSC. There are two type of questionares. The first one is arranged for customers that asked about customer satisfaction aspect and internal business administration. The customers that write down questionare are (pasien rawat inap) & (pasien rawat jalan). The second one is arranged and fulfilled by medical and non medical employee that contain few questions from financial aspect & learning and growth aspect. Base on analysis of varians (Anova) and reenforced by non parametric statistical test to hypotesis in this research, it’s found that ; (1) there is no significan mean different of customer aspect between the three group of hospital (Rumah sakit DKT Jogja, Rumah sakit PKU Muhammadiyah dan RSUD Sleman), (2) there is a significan mean different of services and administration process between the three group of hospital. (3) there is a significan mean different of financial aspect between the three group of hospital. (4) there is a significan mean different of growth and learning aspect between the three group of hospital. I fell there are few limitation in every part of this thesis. The limitation are about proposed questionare, it can not dive in deep realisticly the factual condition in field from 4 BSC aspect, so some question must be develop. The other limitation is this research focus was done only for BSC in performance measurement level and it is not for planning and implementation level according to Mulyadi dan Johny Setiawan (2001) theory, so the advanced researh is possible way to develop this basic of BSC researh. Advise from the writer for correcting this thesis is to add group hospital sample not only three hospital but it is good if the object of research more than three hospital in order the analysis of performance measurement for hospital are able to show the special characteristic in every hospital. And the advance researh will be good if the group of hospital have the same level like RSUD and RSUD or private hospital and private hospital or between goverment hospital and goverment hospital.

Kata Kunci : Kinerja Rumah Sakit,Analisis Pengukuran, balance scorecard, analysis of variance, questionare, perspective


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.