VARIASI PERILAKU HARIAN KELOMPOK-KELOMPOK MONYET EKOR PANJANG (Macaca Fascicularis) DI KAWASAN SUAKA MARGASATWA MUARA ANGKE
YOSAFAT PRASETYA ATMAJA, drh. Subeno, M.Sc.
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
Monyet ekor panjang (Macaca
fascicularis) merupakan salah satu primata dengan peran ekologis penting
dan hidup di kawasan lahan basah Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA). Lokasi SMMA
yang dikelilingi oleh berbagai gangguan antropogenik mengancam keberadaan
spesies monyet ekor panjang. Penelitian variasi perilaku harian
kelompok-kelompok monyet ekor panjang ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan
perilaku harian antara dua kelompok yang tinggal di kawasan SMMA dengan kondisi
hidup yang berbeda.
Penelitian perilaku monyet
ekor panjang meliputi perilaku bergerak, makan, inaktif, grooming, bermain,
seksual, dan agonistik. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 50 hari
dari Maret hingga Mei 2024 dengan menggunakan metode focal animal sampling dengan
interval 5 menit pada kelas umur jantan, betina, dan juvenil di setiap
kelompok. Data pergerakan harian diperoleh dari direct observation
menggunakan GPS dan dianalisis dengan metode Minimum Convex Polygon. Analisis
statistik ANOVA dan Kruskal-Wallis dilakukan untuk mengetahui signifikansi
perbedaan unit perilaku antar kelompok. Hasil penelitian disajikan secara
deskriptif dengan pie-chart, tabel perbandingan, dan peta pergerakan harian.
Hasil penelitian menunjukkan pada setiap
kelompok di SMMA terdapat dua pola perilaku harian. Perbedaan signifikan antara
pola perilaku terdapat pada perilaku bergerak, makan, inaktif, seksual, dan
agonistik dengan nilai signifikansi ANOVA kurang dari 0,05. Wilayah jelajah
harian individu gereja adalah 25,22 hektar. Wilayah jelajah harian kelompok dermaga
adalah 11,91 hektar. Pergerakan kelompok menuju lokasi pemberian pakan di luar
SMMA menyebabkan perubahan durasi perilaku harian, yang didominasi oleh
perilaku inaktif. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengelolaan kawasan
dengan meningkatkan pengawasan di titik pemberian pakan dan mengedukasi
masyarakat mengenai dampak pemberian pakan terhadap perubahan perilaku monyet
ekor panjang.
Long-tailed macaques (Macaca fascicularis) is one of the primate inhabititng the wetland areas of Muara Angke Wildlife Sanctuary (SMMA) with significant ecological roles. SMMA, surrounded by various anthropogenic disturbances, poses threats to the survival of long-tailed macaques. This study investigates daily behavioral variations among groups of long-tailed macaques to understand differences between two groups living under different conditions within SMMA.
The study covers behaviors such as movement, feeding, inactivity, grooming, play , sexual behaviors, and aggression. Data were collected for 50 days from March to May 2024. Focal animal sampling at five-minute intervals was used to observe males, females, and juveniles in each group. Daily movement data were obtained through direct GPS observations and analyzed using Minimum Convex Polygon methods. Statistical analyses including ANOVA and Kruskal-Wallis tests were performed to determine significance. Results are presented descriptively using pie charts, comparative tables, and daily movement maps.
The results reveal two distinct daily behavioral patterns within each SMMA group. Significant differences in behaviors such as movement, feeding, inactivity, sexual, and agonistic behavior were observed with p-values below 0.05. The home range of the church group covers 25.22 hectares, while the dock group covers 11.91 hectares. Both groups' movement towards feeding sites outside SMMA led to changes in daily behavior, dominated by inactivity. These findings imply that the management of the area should prioritize intensifying surveillance at feeding sites and educating the public about the impact of feeding on the behavioral changes of long-tailed macaques.
Kata Kunci : monyet ekor panjang, Suaka Margasatwa Muara Angke, perilaku harian, pergerakan harian