Hubungan Antara Dukungan Keluarga dan Resiliensi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta
Mutiatul Nadiroh, Purwadi Sujalmo,skep.,Ners.,Mkep ; Dr. Wiwin Lismidiati,Skep.,Mkep.,Ns.Sp.Kep.Mat.
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar belakang: Penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan yang tengah menjadi tantangan global. Terapi hemodialisa efektif untuk menunda perkembangan penyakit dan memperpanjang harapan hidup pasien GGK. Namun, hemodialisa merupakan terapi jangka panjang yang dapat memberikan efek samping pada berbagai aspek kehidupan pasien. Adanya dukungan keluarga dalam hal ini menjadi sangat penting dan diprediksi dapat meningkatkan resiliensi pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa.
Tujuan penelitian: Menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan resiliensi pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
Metode: Penelitian kuantitatif korelatif menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2024 kepada 49 pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta yang diambil dengan teknik consequtive sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner FSS dan CD-RISC. Distribusi frekuensi dan persentase digunakan untuk menganalis karakteristik demografi dan variabel penelitian sedangkan analisis korelasi yang digunakan adalah spearman’s rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 26 responden (53%) responden dalam penelitian ini memiliki skor dukungan keluarga ? median (median=43). Sebanyak 40 responden (82%) memiliki skor resiliensi keluarga < median median=75). p=0,001; r=0,446). >
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan resiliensi pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dengan tingkat keeratan hubungan atau korelasi cukup
Background: Chronic Kidney Failure (CKD) is a global health problem. Hemodialysis disease's progression and extending CKD patients' life expectancy therapy is effective in delaying the disease's progression and extending the CKD patients' life expectancy. However, hemodialysis is a long-term therapy that can have side effects on various aspects of the patient's life. The existence of family support in this case is very important and is predicted to increase resilience in CKD patients undergoing hemodialysis.
Objective: Analyzing the relationship between family support and resilience in CKD patients undergoing hemodialysis at RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta .
Method: Correlative quantitative research using a cross-sectional design. This study was conducted in October-December 2024 on 49 CKD patients undergoing hemodialysis at RSUP Dr. Sardjito General Yogyakarta who were taken using consecutive sampling techniques. Data collection was carried out using the FSS and CD-RISC questionnaires. Frequency and percentage distributions were used to analyze demographic characteristics and research variables, while the correlation analysis used was Spearman's rank.
Results: The results of the study showed that as many as 26 respondents (53%) of respondents in this study had a family support score ? median (median = 43). As many as 40 respondents (82%) had a family resilience score < median xss=removed xss=removed xss=removed>
Conclusion: There is a relationship between family support and resilience of CKD patients undergoing hemodialysis at Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta with a moderate level of closeness or correlation.
Kata Kunci : Dukungan keluarga, Resiliensi pasien, GGK, Hemodialisa.