Laporkan Masalah

Karakteristik sosial ekonomi dan budaya perkawinan wanita usia muda didesa Sakra kecamatan Sakra kabupaten Lombok Timur propinsi Nusa Tenggara Barat

Baiq Sarimayawati, Prof. Drs. Kasto, M.A.

2002 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Perkawinan wanita usia muda adalah wanita yang kawin berusia di bawah 20 tahun. Secara sosial ekonomi perkawinan wanita usia muda menjadi salah sate gejala yang menunjukkan rendahnya status wanita. Pada banyak kasus, kawin usia muda berkailan dengan terputusnya kelanjutan sekolah remaja yang akan berakibat pada tingkat pendidikan wanita menjadi rendah. Pendidikan rendah merugikan posisi ekonomi wanita dan rendahnya tingkat partisipasi kerja wanita. Penelitian tentang, perkawinan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi dan budaya perkawinan wanita usia muda, yang meliputi tingkat pendidikan sebelum kawin, indeks ekonomi orang tua sebelum kawin pertama, dan penentuan suami pertama serta mengetahui trend usia kawin pertama di daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan di desa Sakra, kecamatan Sakra, kabupaten Lombok Timur, propinsi Nusa Tenggara Barat. Desa penelitian ini ditetapkan secara Purposive Sampling. Responden dalam penelitian ini wanita yang berstatus kawin berusia paling tinggi 49 tahun dan usia kawin pertamanya di bawah 20 tahun. Jumlah sampel diambil secara Quota Sampling sebanyak 100 wanita, dan diambil secara acak. Disamping itu, untuk mengetahui trend usia kawin pertama di daerah penelitian juga dilakukan wawancara dengan wanita yang belum kawin berusia di atas 20 tahun sebanyak 30 orang. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden. Data sekunder diperoleh dan kantor statistik, kelurahan, ketamatan, BKKBN, KUA dan instansi-instansi terkait tainnya. Analisa yang digunakan adalali analisis deskriptif yaitu dengan tabulasi silang dark tabel frekuensi. Basil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia kawin pertama wanita desa Sakra adalah 16,48 talkun. Tingkat pendidikan dan wanita yang kawin usia muda di desa Sakra hanya sampai lulus Sekolah Dasar, indeks ekonomi orang tua sebelum menikahkan anaknya termasuk rendah dan penentuan suami pertama adalah pilihan orang tua. Disamping itu wanita yang kawin usia muda di desa Sakra sebagian besar berasal dari golongan bukan bangsawan. Wanita yang berasal dari golongan banmgsawan memiliki rasa -rata usia kawin pertama lebih tinggi dari pada wanita yang bukan bangsawan, masing-masing 19,9 tahun dan 16,4 tahun.

Woman of yaoung marriage is woman who marry below the age of 20. In social economic way, young age marriage concerned to be a symtomp indicating the tow woman status. In many cases, young age marriage related with discontinued study of school age teenager that caused the low education woman rate. This low rate education gives women a bad economic position and also caused the low rate of woman work participation. This woman young age marriage research has purposes to find out about their social economic characteristic and woman young age marriage custom which overwhelm education rate before marriage, parental economic index before the first marriage, and first husband appointment and to find out about first marital age trend in research area. This research is earned on at Sakra village, at the Sakra district, in Lombok Timm regency, Nusa Tenggara Banat province. Sakra research village was chosen based on Purpossive Sampling. This research's respondent is woman of married status at. age 49 maximum and their first marital age is under 20 years old. Samples was taken randomly by Quota sampling of 100 woman. Beside that to find out the first marital age trend at the research area. Was also done by interviewing with the respondents of unmarried woman above age 20 in amount of 30, primal) data was obtained through direct interview with the respondents. Secondary data was collected from the statistic buseau, village office (kelurahan), destrict office (kecamatan0, National Family Planning Coordination (BKKBN), religion affairs office (KUA) and other related instancy. It used descriptive analysis which are cross tabulation and frequency tabulation. The result of this research shows that the querage of first marital age at Sakra village is about 16,48 years old. Education grade of young age marriage woman is about Elementary School graduation only. Parental economic index before have made their daughter married include to the low index and first husband of their decision on the parent Force or the arranged marriage. Else, most of young age marriage woman at Sakra village come from no noble birth. Noble bomb woman have higher average of marital age than unnoble birth woman. Each average are 19,9 and 16,4 years.

Kata Kunci : Budaya perkawinan wanita,Kawin muda,Sakra,Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat

  1. S1-2002-112129-Baiq_Sarimayawati-abstract.pdf  
  2. S1-2002-112129-Baiq_Sarimayawati-bibliography.pdf  
  3. S1-2002-112129-Baiq_Sarimayawati-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2002-112129-Baiq_Sarimayawati-title.pdf