Laporkan Masalah

Kematangan beragama antara santri Pesantren Salaf dan Kholaf ditinjau dari tingkat keimanan dan inteligensi

RUSMAN, Abdul Aziz, Drs. Koentjoro, MBSc.,Ph.D

2004 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat keimanan dan inteligensi dengan kematangan beragama santri pesantren. Selanjutnya penelitian ini juga melihat perbedaan kematangan beragama antara santri pesantren salaf (tradisional) dan kholaf (modern). Ada tiga hipotesis yang diajukan, yaitu (a) ada hubungan positif antara tingkat keimanan dengan kematangan beragama; (b) ada hubungan positif antara tingkat inteligensi dengan kematangan beragama; (c) ada perbedaan kematangan beragama santri berdasarkan jenis pesantren. Subjek penelitian ini adalah santri pesantren salaf dan kholaf. Jumlah subjek dari masing-masing pesantren diambil sebanyak 100 santri dengan teknik purposive sampling. Ada tiga skala yang digunakan untuk memperoleh data penelitian, yaitu skala kematangan beragama, skala tingkat keimanan, dan tes SPM. Analisis data dilakukan dengan statistik analisis regresi untuk melihat hubungan dari masing-masing variabel bebas; tingkat keimanan dan inteligensi dengan variabel terikat kematangan beragama. Analisis variansi 1 jalur untuk menguji perbedaan kematangan beragama santri berdasarkan jenis pesantren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat keimanan dengan kematangan beragama (r = 0.655, p = 0.000); (b) terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat inteligensi dengan kematangan beragama (r = 0.458, p = 0.000); (c) terdapat perbedaan kematangan beragama santri berdasarkan jenis pesantren (F = 3.289, p = 0.034), bahwa santri pesantren salaf memiliki kematangan beragama lebih tinggi dari pada santri pesantren kholaf.

The present research was aimed to examine correlation between the faith’s level and intelligence with the mature religious of islamic college student. Furthermore, the research also to identify difference in the mature religious between traditional dan modern islamic college student. Three hypothesis were proposed, that : (a) there was a positive correlation between faith’s level and the mature religious; (b) there was a positive correlation between intelligence’s level and the mature religious; and (c) there was difference in the mature religious pursuant to islamic college model. Subject involved 100 students of each both traditional and modern islamic college student that were chosen using the purposive sampling technique. Three instruments were administrated to gather the data: mature religious scale, faith’s level scale, and standard progressive matrices (SPM). Data collected were analyzed using regression analysis to assess the significant correlation of each independent variable (faith’s level and intelligence) on dependent variable (the mature religious). One way analysis of variance was used to assessed the difference in the mature religious based on islamic college model. The result indicated that (a) there was a positive correlation between faith’s level and the mature religious (r = 0.655, p = 0.000); (b) there was a positive correlation between intelligence’s level and the mature religious (r = 0.458, p = 0.000); and (c) there was difference in the mature religious pursuant to islamic college model (F = 3.289, p = 0.034) that students of traditional islamic college were had mature religious higher than student of modern islamic college.

Kata Kunci : Inteligensi,Kematangan Beragama, The mature religious, Faith’s level, Intelligence

  1. S2-PAS-2004-AbdulAzizRusman-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-PAS-2004-AbdulAzizRusman-BIBLIOGRAPHY1.pdf  
  3. S2-PAS-2004-AbdulAzizRusman-TABLE_OF_CONTENT.pdf  
  4. S2-PAS-2004-AbdulAzizRusman-TITLE.pdf