Perilaku mobilitas ulang-alik pekerja dan sumbangannya terhadap pendapatan rumahtangga daerah asal di desa Argodadi kabupaten Bantul
Asmuni, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.
1992 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANDaerah penelitian ini adalah Desa Argodadi Kabupaten Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perila¬ku mobilitas ulang-alik pekerja, pendapatan serta sum¬bangan penglaju terhadap pendapatan rumahtangganya. Selain itu dibahas pula peranan dan pemanfaatan sumbangan terhadap peningkatan kesejahteraan rumahtangga. Pemilihan daerah sampel dalam penelitian ini menggu¬nakan metode purposive sampling. Dari dua buah dusun sampel, responden disadap dengan metode sensus. Hasil kegiatan ini memperoleh responden sebanyak 98. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis tabel frekuensi dan tabel silang, untuk uji hipotesis terhadap besarnya pendapatan dan besarnya sumbangan penglaju menurut faktor-faktor yang berhubungan. Hasil dalam penelitian ini diperoleh alasan utama yang mendorong penglaju melakukan mobilitas ulang-alik adalah untuk perbaikan taraf hidup dan memperoleh peker- jaan (78,6 persen). Hal ini menunjukkan bahwa adanya fenomena perilaku mobilitas ulang-alik dari daerah pene-litian ini adalah berhubungan dengan keadaan demografi, sosial dan ekonomi rumahtangganya. Meskipun harus menem-puh jarak yang relatif jauh, dengan bersepeda (65,3 persen), dan lama perjalanan 2 jam (46,9 persen), akan tetapi dengan dilandasi oleh adanya motif ekonomi yang kuat mereka mampu melaksanakannya. Upaya para penglaju tersebut akhirnya segera membawa hasil berupa pendapatan dan sumbangan. Rata-rata pendapatan penglaju adalah sebesar 40,4 ribu rupiah. Berdasarkan analisis tabel silang terbukti ada hubungan besarnya pendapatan pengla-ju menurut tingkat pendidikan dan jam kerjanya. Sejumlah pendapatan bersih penglaju yang diperolehnya di tempat tujuan ini selanjutnya akan dibelanjakan di desa asalnya berupa sumbangan pendapatan terhadap rumahtangganya. Oleh karena itu berdasarkan analisis tabel silang terbukti ada hubungan besarnya sumbangan menurut jumlah pendapatan, dan status kawin penglaju. Kepergian penglaju daerah penelitian adalah dalam upaya untuk menegakkan perekonomian rumahtangganya. Hal ini terbukti bahwa dengan adanya sumbangan dari hasil nglaju, rata-rata pendapatan rumahtangga yang semula 221 ribu rupiah per tahun menjadi 557 ribu rupiah per tahun. Pendapatan rumahtangga penglaju terjadi peningkatan yang cukup besar yaitu 151,64 persen. Sumbangan ini digunakan oleh anggota rumahtangganya (80,6 persen) untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dari sini tampak peranan penglaju yang cukup besar dalam meningkatkan kesejahte-raan ekonomi rumahtangganya.
-
Kata Kunci : Mobilitas Ulang-alik,pendapatan rumah tangga, Argodadi,Bantul,DIY,Sedayu