Laporkan Masalah

The Impact of Traditional Masculinity Ideology on Authoritarian Parenting

Vanya Alicia Raga, Haidar Buldan Thontowi, S.Psi., M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Penelitian ini menyelidiki apakah ideologi maskulinitas tradisional memiliki pengaruh terhadap penerapan pola asuh otoriter, khususnya di kalangan ayah di Indonesia. Dalam masyarakat patriarki, dibandingkan dengan ibu, ayah biasanya dipandang sebagai figur otoritas yang menuntut kepatuhan dan menjaga hubungan yang jauh dan kurang mengayomi dengan anak-anak mereka. Penelitian ini menyelidiki bagaimana ekspektasi tentang bagaimana seharusnya seorang “ayah” berkontribusi pada penggunaan pola asuh otoriter, sebuah tipe yang ditandai dengan demandingness yang tinggi, dan responsiveness yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran kepercayaan terhadap norma peran laki-laki konvensional dalam memprediksi praktik pola asuh otoriter. Penelitian ini mengumpulkan data dari 61 partisipan melalui penyebaran kuesioner daring. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap ideologi maskulinitas tradisional tidak secara signifikan memprediksi perbedaan dalam tingginya skor pola asuh otoriter. Penelitian ini membahas sifat pengasuhan yang kompleks dan beragam, menunjukkan bahwa faktor-faktor di luar ideologi maskulinitas tradisional, seperti karakteristik anak dan konteks situasional, dapat memainkan peran yang lebih signifikan dalam membentuk pola asuh.

This study investigates whether traditional masculinity ideology has an impact on the adoption of authoritarian parenting styles, particularly among Indonesian fathers. In patriarchal societies, compared to their female counterpart, fathers are typically seen as authority figures who demand obedience and maintain a distant, less nurturing relationship with their children. This study investigates how the expectations of what a “father” should be contribute to the use of authoritarian parenting, a style marked by high demandingness, and low responsiveness. This study aims to see the role of adhering to conventional male role norms in predicting the practice of authoritarian parenting. The data were collected from 61 participants through the distribution of online questionnaires. The findings present that belief in traditional masculinity ideology does not significantly predict variances in authoritarianism, implying that traditional masculinity ideology might not determine fathers’ parenting style. This study discusses the complex and multifaceted nature of parenting, suggesting that factors beyond traditional masculinity ideology, such as children’s characteristics and situational contexts, may play a more significant role in shaping parenting styles.

Kata Kunci : authoritarian parenting style, questionnaire, regression analysis, traditional masculinity ideology

  1. S1-2025-472806-abstract.pdf  
  2. S1-2025-472806-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-472806-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-472806-title.pdf