Evaluasi metode estimasi banjir dan perhitungan banjir rancangan DAS Serang di hulu stasiun duga air Sambiroto kabupaten Kulonprogo
Dirgahaju, Drs. Suyono, M.S.
1989 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini dilakukan di daerah aliran sungai Se-rang di hulu stasiun duga air Sambiroto yang secara adminis¬tratif terletak di kecamatan Pengasih kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penggunaan persamaan empiris Gama I dan penelu¬suran limpasan "WBNM" untuk memperkirakan hidrograf banjir tiruan, serta memperkirakan hidrograf banjir rancangan pada outletnya dengan periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 ta¬hun. Sebagai acuan untuk mengevaluasi seberapa jauh penyim-pangah-dari ke dua metode empiris atau pendekatan di daerah penelitian adalah empat kejadian banjir dengan tebal hujan efektif yang berbeda-beda. Dari ke empat hidrograf banjir tersebut diturunkan menjadi hidrograf satuan 0,5 jam dengan satuan tebal hujan efektif 1 mm, kemudian dihitung pula hi-drograf satuan utamanya. Besar masing-masing parameter utama hidrograf satuan utamanya adalah, 7,136 m3/detik untuk luah puncak (Qp), 1,125 jam untuk waktu kenaikan (Tr), dan 11 jam untuk waktu dasar (Tb). Penerapan persamaan empiris Gama I untuk mendapatkan hidrograf satuan tiruan memberikan hasil yang lebih kecil untuk parameter Qp, volume dan tebal aliran, serta hasil yang lebih besar untuk parameter Tr dan Tb. Sedangkan hidro¬graf aliran langsung tiruan diperoleh dengan care mensubsti¬tusikan ke empat hujan efektifnya, yang mana penyimpangannya menunjukkan pola yang same dengan hidrograf satuan tiruan, yang digunakan. Penerapan metode penelusuran limpasan "WBNM" dilakukan dengan cara memasukkan empat hujan efektif dari empat keja-dian banjir yang berbeda, sebagai luah masukan terhadap per-samaan penelusuran yang didapatkan dari model penampungan DAS yang telah ditentukan. Berdasarkan empat kejadian banjir tersebut hasilnya memberikan penyimpangan yang tidak sama besarnya, dimana dengan semakin besarnya tebal hujan efektif penyimpangannya juga semakin besar. Dan secara umum hidrograf aliran langsung tiruan yang didapatkan, parameter utamnya menunjukkan hasil yang lebih kecil, kecuali parameter Tb yang tidak menunjukkan penyimpangan Berdasarkan ketersediaan data yang ada, perhitungan hi-drograf banjir rancangan (design flood) didasarkan atas hu¬jan rancangan (design rainfall) dari distribusi Gumbel type I. Distribusi ini dipilih karena berdasarkan pengujian ukur¬an ketidak sesuaian distribusi hujan harlan maksimum rata-rata dari standar deviasi chi-square diperoleh basil yang lebih kecil dibandingkan dengan standar deviasi chi-square dari distribusi log pearson type III. Hasil perhitungan ban¬jir rancangan untuk periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun berturut-turut adalah: 156,68; 216,11; 255,36; 294,93; 342,07; dan 378,65 meter kubik per detik.
-
Kata Kunci : Estimasi banjir,Kulonprogo,DIY