Laporkan Masalah

PENGARUH SUBSTITUSI CAMPURAN TANAMAN UBIKAYU DAN TONGKOL JAGUNG TERAMONIASI TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PAKAN SAPI POTONG

Gema Bestari, Prof. Dr. Ir. Nono Ngadiyono, MS.; Dr. Ir. Hari Hartadi, M.Sc.,Ph.D.

2010 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

PENGARUH SUBSTITUSI CAMPURAN TANAMAN UBIKAYU DAN TONGKOL JAGUNG TERAMONIASI TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PAKAN SAPI POTONG Gema Bestari 05/185967/PT/04901 INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi campuran tanaman ubikayu dan tongkol jagung teramoniasi (Cassafeed) terhadap konsumsi, kecernaan, dan pertambahan berat badan harian. Penelitian ini dilakukan di Paliyan, Gunungkidul. Dua belas ekor sapi PO jantan berat badan awal rata-rata 260 kg, berumur 1,5 - 2 tahun, dibagi secara acak dalam empat macam perlakuan pakan dengan rancangan acak lengkap. Perlakuan pakan yang dicobakan yaitu jerami padi sebagai pakan basal ad libitum digantikan dengan substitusi Cassafeed, P1= 0%, P2 = 0,5%, P3= 1,0%, P4= 1,5% BK berdasarkan berat badan. Data yang diperoleh dianalisis variansi. Perbedaan yang nyata antar perlakuan dianalisis lanjut dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil analisis menunjukkan bahwa substitusi campuran tanaman ubikayu dan tongkol jagung teramoniasi sampai 1,5% dapat meningkatkan konsumsi bahan organik (P<0,05), konsumsi protein kasar (P<0,05), kecernaan bahan kering (P<0,001), kecernaan bahan organik (P<0,001), kecernaan protein kasar (P<0,05), total digestible nutrients (P<0,05), dan pertambahan berat badan harian (P<0,001). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan yang terbaik pada tingkat 1,5% karena dapat meningkatkan konsumsi BO, konsumsi PK, KcBK, KcBO, KcPK, TDN dan PBBH. (Kata kunci : Sapi potong, Cassafeed, Konsumsi, Kecernaan)

THE EFFECT OF CASSAVA AND AMMONIATED CORN COB COMPOUND SUBSTITUTION TO CATTLE CONSUMPTION AND DIGESTIBILITY Gema Bestari 05/185967/PT/04901 ABSTRACT This experiment was aimed to explore the effects of cassava and ammoniated corn cob (Cassafeed) compound substitution to consumption, digestibility, and average daily gain. This experiment took place in Paliyan, Gunungkidul. Twelve male PO cattle with early average weight 260 kgs, aged 1.5 – 2 years, divided randomly to four different feeding treatments with complete random design. The applied feeding treatment is changing the straw as basal ad libitum feed with Cassafeed substitution, P1= 0%, P2= 0.5%, P3= 1.0%, P4= 1.5% BK based on the weight. The data was analyzed with variance analysis. The obvious difference between treatments analyzed further through Duncan Multiple Range Test (DMRT). The result shows that those cassava and ammoniated corn cob compound substitution up to 1.5% can raise the organic matter consumption (P<0.05), crude protein consumption (P<0.05), dry matter digestibility (P<0.001), organic matter digestibility (P<0.001), crude protein digestibility (P<0.05), total digestible nutrients (P<0.05), and average daily gain (P<0.001). From this experiment we can get the conclusion that the best treatment is on 1.5% level because it can raise organic matter consumption, crude protein consumption, dry matter digestibility, organic matter digestibility, crude protein digestibility, total digestible nutrients and average daily gain. (Keywords: Cattle, Cassafeed, Consumption, Digestibility)

Kata Kunci : Sapi potong, Cassafeed, Konsumsi, Kecernaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.