ANALISIS PRA-STUDI KELAYAKAN UNTUK PENDIRIAN BADAN USAHA MILIK DESA (Studi Kasus Bank Sampah Anggrek Asri di Kelurahan Borokulon, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah)
Nur Ibnu Fadhilah, Yudistira Hendra Permana, SE, M.Sc., Ph.D.
2025 | Tugas Akhir | D4 Manajemen dan Penilaian Properti
Analisis Pra-Studi Kelayakan Untuk Pendirian Badan Usaha Milik Desa (Studi Kasus Bank Sampah Anggrek Asri Kelurahan Borokulon, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah) bertujuan untuk menganalisis kelayakan Bank Sampah Anggrek Asri dari aspek finansial, teknis, pasar, dan sosial, serta mengevaluasi efektivitas pemberdayaan masyarakat menggunakan teori pemberdayaan Tim Delivery. Hasil studi kelayakan finansial menunjukkan bahwa bank sampah ini sangat menguntungkan dengan NPV sebesar Rp58.100.000, IRR 516%, Payback Period 3 bulan, dan ROI 496% per tahun. Secara teknis, lokasi dipilih di ujung desa dengan aksesibilitas yang baik, sementara dari aspek pasar, terdapat permintaan tinggi dari industri daur ulang dan UMKM. Dari aspek sosial, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, meskipun insentif ekonomi masih menjadi faktor utama partisipasi. Melalui teori pemberdayaan Tim Delivery, program ini diterapkan dalam empat tahap. Pada tahap seleksi lokasi, dipilih area strategis yang jauh dari pemukiman padat. Pada tahap sosialisasi, kegiatan yang telah berlangsung selama dua tahun berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat. Pada tahap pemberdayaan, terjadi peningkatan partisipasi melalui insentif ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Pada tahap pemandirian, bank sampah mulai mengurangi ketergantungan terhadap bantuan pemerintah dengan menjalin kerja sama dengan industri daur ulang dan memberikan upah berkisar Rp1.500.000 hingga Rp2.000.000 kepada pekerja operasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bank Sampah Anggrek Asri layak secara ekonomi, teknis, pasar, dan sosial, serta efektif dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas. Dengan strategi yang tepat, bank sampah ini berpotensi menjadi unit usaha BUMDes yang berkelanjutan, memberikan manfaat lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pre-feasibility Study Analysis for Establishing a Village-Owned Enterprise (Case Study of the Anggrek Asri Waste Bank in Borokulon, Purworejo Regency, Central Java Province) aims to analyze the feasibility of the Anggrek Asri Waste Bank from financial, technical, market, and social aspects and evaluate the effectiveness of community empowerment using the Tim Delivery empowerment theory. The financial feasibility study results indicate that the waste bank is highly profitable, with an NPV of Rp58,100,000, an IRR of 516%, a Payback Period of 3 months, and an ROI of 496% per year. Technically, the location was chosen at the outskirts of the village, ensuring good accessibility. In terms of the market aspect, there is high demand from the recycling industry and SMEs. From a social perspective, the program has successfully raised awareness of waste management, although economic incentives remain a primary driver of participation. Through Tim Delivery empowerment theory, the program is implemented in four stages. In the location selection stage, a strategic area far from dense residential areas was chosen. During the socialization stage, two years of regular activities successfully enhanced community awareness. In the empowerment stage, participation increased through economic incentives and job creation. In the self-sufficiency stage, the waste bank reduced reliance on government assistance by establishing partnerships with the recycling industry and providing wages ranging from Rp1,500,000 to Rp2,000,000 for operational workers. The study concludes that the Anggrek Asri Waste Bank is feasible in economic, technical, market, and social aspects and effectively empowers the community through a community-based approach. With the right strategy, this waste bank has the potential to become a sustainable village-owned business unit, benefiting the environment while improving community welfare.
Kata Kunci : Bank Sampah, Pemberdayaan Masyarakat, Studi Kelayakan, Teori Tim Delivery