Laporkan Masalah

PENGARUH PENERAPAN KETENTUAN TATA KELOLA TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (STUDI EMPIRIS PADA BPR DI WILAYAH EKS-KARESIDENAN KEDIRI DAN MADIUN) PERIODE 2019-2023

Kurnia Wulan Apriliani, Ely Susanto, S.IP., M.B.A., Ph.D

2025 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan tata kelola terhadap kinerja keuangan dengan kepemilikan manajerial sebagai pemoderasi dalam rentang waktu 2019-2023. Diyakini bahwa penerapan tata kelola yang baik akan mampu membawa industri BPR yang memiliki ketahanan dan berdaya saing.
BPR yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah pada BPR yang berkantor pusat di wilayah eks-Karesidenan Kediri dan Madiun. Pemilihan sampel diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sebanyak 61 BPR. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan analisis data menggunakan regresi data panel.
Model regresi dalam penelitian adalah penerapan tata kelola sebagai variabel independen, diproksikan oleh indikator pengukuran tata kelola yang terdiri dari jumlah direksi dan dewan komisaris, pemenuhan jabatan direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan, Pejabat Eksekutif Kepatuhan dan Manajemen Risiko serta Pejabat Eksekutif Audit Intern. Kepemilikan manajerial sebagai variabel pemoderasi. Sementara kinerja keuangan sebagai variabel dependen yang diproksikan dengan rasio return on assets (ROA). Penelitian ini juga menggunakan ukuran perusahaan dan bentuk badan hukum sebagai variabel kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tata kelola berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, kepemilikan manajerial berpengaruh negatif signifikan pada hubungan penerapan tata kelola terhadap kinerja keuangan

This study aims to analyze the influence of good corporate governance implementation on financial performance, with managerial ownership acting as a moderator during the period of 2019-2023. It is believed that the implementation of good corporate governance can enhance the resilience and competitiveness of the Rural Banks (BPR) industry.

The BPRs sampled in this study were those headquartered in the former residencies of Kediri and Madiun. A total of 61 BPRs were selected using purposive sampling. This research employs a quantitative approach, utilizing panel data regression for data analysis.

In this study, the regression model treats good corporate governance implementation as the independent variable, represented by indicators such as the number of directors and commissioners, fulfillment of the compliance function by directors, the Compliance and Risk Executive Officer, and the Internal Audit Executive Officer. Managerial ownership serves as a moderating variable, while financial performance, the dependent variable, is represented by the return on assets (ROA) ratio. Additionally, company size and legal form are included as control variables.

The results indicate that the implementation of corporate governance has a significant positive effect on financial performance. Meanwhile, managerial ownership negatively affects the relationship between good corporate governance implementation and financial performance.

Kata Kunci : BPR, Tata Kelola, Kinerja Keuangan, Kepemilikan Manajerial

  1. S2-2025-490297-abstract.pdf  
  2. S2-2025-490297-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-490297-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-490297-title.pdf