Laporkan Masalah

Pengaruh pemberian tetrasiklin HCl Gel 0,5 persen setelah skaling dan Root Planing terhadap keadaan klinis jaringan periodontal dan kadar Hb Alc penderita diabetes mellitus type II

PURWANINGSIH, Agustini, drg. Al Sri Koes Soesilowati, SU.,Sp.Perio

2004 | Tesis | PPDGS I Periodonsia

Perawatan periodontal pada penderita NIDDM dapat memperbaiki keadaan klinis jaringan periodontal dan mempengaruhi metabolisme kontrol tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tetrasiklin HCl gel 0,5% setelah skaling dan root planing terhadap keadaan klinis jaringan periodontal dan kadar HbA1c penderita NIDDM dengan membandingkan penurunan kedalaman poket, penambahan tingkat perlekatan klinis dan penurunan kadar HbA1c. Penelitian dilakukan pada 20 penderita NIDDM terkontrol dengan kadar HbA1c lebih dari 6,5% dan mempunyai kelainan periodontitis dengan kedalaman poket 3- 6 mm, 10 orang dilakukan skaling dan root planing dengan pemberian tetrasiklin HCl gel 0,5%, dan 10 orang lainnya dilakukan skaling dan root planing . Sebelum, 1 bulan dan 3 bulan setelah perawatan skaling dan root planing dengan dan tanpa tetrasiklin dilakukan pengukuran kedalaman poket dan tingkat perlekatan klinis. Pengukuran kadar HbA1c dilakukan pencatatan pada sebelum dan 3 bulan setelah perawatan. Anava 1 jalur gabung 1 faktor digunakan untuk membandingkan penurunan kedalaman poket, penambahan tingkat perlekatan klinis dan penurunan kadar HbA1c antara kelompok perawatan skaling dan root planing dengan tetrasiklin HCl gel 0,5% dengan kelompok perawatan skaling dan root planing saja. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan : Terdapat perbedaan yang sangat bermakna (p<0,01) penurunan kedalaman poket dan penambahan perlekatan klinis antara perawatan skaling dan root planing dengan tetrasiklin dibanding perawatan skaling dan root planing tanpa tetrasiklin HCl gel 0,5 %. Terjadi penurunan kadar HbA1c antara sebelum dan setelah perawatan pada masing-masing kelompok, namun tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p>0,01) terjadinya penurunan kadar HbA1c antara perawatan skaling dan root planing dengan tetrasiklin HCl gel 0,5% dibanding perawatan skaling dan root planing tanpa tetrasiklin.

Treatment for periodontal disease in diabetic patients (non- insulin–dependent) improving metabolic balance. The purpose of this investigations was to determine the effect of tetracycline HCl 0,5% gel in the management of periodontal disease in patient with type II diabetes Mellitus. The study consistend of 20 patients type II Diabetes Mellitus (NIDDM) with level of HbA1c more than 6,5 % and the pocket depth 3 – 6 mm. Treatment for 10 patients consistend of scaling and root planing (control group), 10 patient treated by scaling, root planing and addition with tetracyline HCl 0,5% gel ( treatment group). Measured used to assess the periodontal pocket depth, and clinical attachment, before treatment, 1 month and 3 months after treatment. The HbA1c was measured before and 3 months after treatment. The data were analysed using Anava mixed 1 factor. The result showed that there were significantly differences (p<0,01) in the reduction pocket depth and the increased of clinical attachment level. There was significantly difference in reduction of HbA1 between before and after treatment but no significant difference will be find of HbA1c between scaling and root planing with and without tetracycline HCl 0,5% gel.

Kata Kunci : Perawatan Periodontal,Penderita NIDDM,Tetrasiklin HCl Gel 0,5 persen


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.