PENGARUH PEMBERIAN KULIT KEDELAI (KLECI) TERHADAP STATUS FAALI DAN PROFIL DARAH KAMBING BLIGON BETINA LEPAS SAPIH
Rakhmad Senanto, Dr. Ir. Soepadmo, MS.; Prof. Dr. drh. Soenaryo Keman, M.Sc.
2010 | Skripsi | S1 PETERNAKANTERHADAP STATUS FAALI DAN PROFIL DARAH KAMBING BLIGON BETINA LEPAS SAPIH Rakhmad Senanto 02/155234/PT/04359 INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah kacang kedelai terhadap status faali dan profil darah kambing Bligon betina. Enam ekor kambing Bligon betina berumur sekitar 4 sampai 5 bulan dengan berat badan ratarata 9,67 kg dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok kontrol diberi pakan rumput gajah dan konsentrat (60% : 40%), dan kelompok perlakuan diberi pakan rumput gajah, konsentrat, dan limbah kacang kedelai (60% : 20%: 20%). Pemberian pakan 3,5% dari bobot badan ternak berdasarkan kebutuhan bahan kering. Pakan diberikan dua kali sehari dan minum diberikan secara ad libitum. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Reproduksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada selama 6 minggu. Data penelitian meliputi kelembaban dan temperatur lingkungan, jumlah konsumsi pakan, status faali yang meliputi frekuensi respirasi, frekuensi pulsus dan temperatur tubuh, dan profil darah meliputi jumlah eritrosit, lekosit, hemoglobin, Packed Cell Volume, TPP, eosinofil, limfosit, monosit, dan netrofil. Analisis data dilakukan dengan metode Independent-Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan secara nyata pada kedua kelompok penelitian. Hasil pengukuran status faali dan profil darah masih berada dalam kisaran normal. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa limbah kacang kedelai layak diberikan sebagai pakan kambing lepas sapih karena hasil status faali dan profil darah masih berada pada kisaran normal. Kata kunci : Kambing Bligon betina, Limbah kacang kedelai, Status faali, Profil darah
THE EFFECT OF BLACK SOYBEAN WASTE ADDITION ON THE PHYSIOLOGICAL STATUS AND BLOOD PROFILE OF PAST WEANING BLIGON GOAT Rakhmad Senanto 02/155234/PT/04359 ABSTRACT The objective of this study was to determine the effect of adding soybean waste on physiological status and blood profile of female Bligon goat. Six female Bligon goats aged 4 to 5 months with 9.67 kg initial body weight were devided into two groups. Control group was given elephant grass and commercial concentrate (60% : 40%), while treatment group was given elephant grass, commercial concentrate, and small soybean waste (60% : 20%: 20%). Feed was given at level of 3.5% of goats body weight based on dry material need. Feed was given twice a day and water was affered ad libitum. This study was held for 6 weeks at Laboratory of Reproduction Faculty of Animal Science, Gadjah Mada University . The data include ambient humidity and temperature, feed consumption, physiological status and blood profile. The data calculated by Independent-Samples T-Test and Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 12.00 for Windows. The data showed that the control and treatment had not significant effects on the physiological status and blood profile of goats. The conclusion of this study is small soy bean waste can be used as feed for Bligon goat because it has not effects on physiological status and blood profile of Bligon goat. Keywords : Female Bligon goat, Small soy bean by-product, Physiological status, Blood profile.
Kata Kunci : Kambing Bligon betina, Limbah kacang kedelai, Status faali, Profil darah