Pengaruh Kariogenitas Makanan Terhadap Tingkat Keparahan Early Childhood Caries Pada Anak Usia 3-5 Tahun (Kajian di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan)
Pipit Dias Pitasari, drg. Putri Kusuma W.M. M.Kes.,Sp KGA (K) ; Prof.Dr.drg.Al.Supartinah Santoso.S.U.,Sp KGA (K)
2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Kesehatan Gigi Anak
Anak dengan status gizi kurang mempunyai struktur gigi
yang tidak adekuat sehingga rentan terhadap karies. Karies pada anak dibawah
usia 71 bulan dikenal dengan istilah Early Childhood Caries.ECC terjadi
karena seringnya konsumsi makanan dengan kariogenitas tinggi. Tujuan penelitian
ini untuk menganalisis pengaruh kariogenitas makanan terhadap tingkat keparahan
ECC pada anak umur 3-5 tahun dengan status gizi kurang.
Jenis penelitian ini adalah observasional analitik
dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah anak gizi
kurang usia 3-5 tahun sejumlah 42 anak. Status gizi ditentukan menggunakan WHO
Growth Chart berdasar jenis kelamin. Kariogenitas makanan diperoleh dari
kuesioner menggunakan skor kariogenitas makanan menurut Papas dan dikategorikan
ringan,sedang,tinggi. Tingkat keparahan karies menggunakan metode Shimono.
Penentuan kategori tingkat keparahan karies menggunakan nilai rerata dan
simpangan baku. Data penelitian di uji dengan Uji Chi Square.
Hasil
penelitian menunjukkan 1) Tidak ditemukan kariogenitas makanan tinggi,
2) Tingkat kariogenitas makanan sedang menunjukkan tingkat keparahan ECC tinggi sejumlah 8 anak (66,7%), 3) Kariogenitas makanan rendah menunjukkan tingkat keparahan ECC rendah sebanyak 16 anak (53,3%), hasil Uji Chi Square ditemukan perbedaan bermakna tingkat keparahan karies berdasarkan kariogenitas makanan (p=0,013). Kesimpulan : Tidak didapatkan kariogenitas makanan dengan skor tinggi tetapi kariogenitas makanan yang lebih tinggi, lebih meningkatkan keparahan ECC.
Children with poor nutritional
status have inadequate tooth structure, so they are susceptible to caries.
Caries in children under 71 months of age is known as Early Childhood Caries.
ECC occurs due to frequent consumption of foods with high level of carigenicity.
The aim of this study was to analyze the effect of food cariogenicity levels on
the severity of ECC in children aged 3-5 years with malnutrition status. This type of research in
analytical observational with a cross sectional approach design. The research
subjects were 42 malnourished children aged 3-5 years. Nutritional status was
calculated using the WHO Growth Chart based on gender. Food carigenicity was
obtained from a questionnaire using the food cariogenicity score according to
Papas and wa categorized as mild,moderate,high. The severity of caries
according to Shimono. Determining the caries severity category uses the mean
value and standard deviation.Research data was tested using the Chi Square
Test. Resulted showed that :1) No high
levels of food cariogenicity were found, 2) A moderate level of food cariogenicity
indicates a higher level of ECC severity of 8 (66,7%), 3) A low level of food
cariogenicity indicates an ECC severity level of 16 (53,3%). The results of the Chi Square Test found a significant
difference between caries severity levels based on cariogenicity levels,
p=0.013. Conclusion: The cariogenicity of foods with a high score was not found
but higher cariogenicity of foods further increased the severity of ECC.
Kata Kunci : Anak gizi kurang umur 3-5 tahun, kariogenitas makanan, tingkat keparahan ECC