Analisis Korelasi Bobot Badan dan Ukuran Tubuh Ayam Murung Panggang X KUB Jatinom F3 pada Awal Pertumbuhan terhadap Bobot Badan Umur 10 Minggu
Maria Tyan Fransiska Emma Ulukyanan, Dr. Ir. Heru Sasongko, M. P.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Produktivitas ayam lokal dapat ditingkatkan melalui persilangan. Parameter produktivitas diukur salah satunya melalui sifat kuantitatif yang meliputi bobot badan dan ukuran-ukuran tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bobot badan dan ukuran tubuh ayam Murung Panggang X KUB Jatinom F3 pada awal pertumbuhan terhadap bobot badan umur 10 minggu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Juli 2024 di Kecamatan Semanu, Gunungkidul. Materi yang digunakan adalah 117 ekor ayam hasil persilangan generasi ketiga antara Murung Panggang jantan dan KUB Jatinom betina (F3). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan pengambilan data dilakukan empat kali, yaitu pada minggu ke-2, 4, 6, dan 10. Variabel yang diamati meliputi bobot badan, lingkar dada, lebar dada, panjang shank, dan panjang sayap pada umur 2, 4, dan 6 minggu serta bobot badan 10 minggu. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji normalitas metode Kolmogorov-Smirnov, dilanjutkan dengan analisis performa menggunakan descriptive statistics. Untuk mengetahui hubungan antar variabel, dilakukan uji korelasi metode Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif pada semua variabel bobot badan dan ukuran tubuh umur 6 minggu terhadap bobot badan umur 10 minggu. Nilai koefisien korelasi (r) umur 6 minggu terhadap umur 10 minggu untuk bobot badan, lebar dada, panjang shank, lingkar dada, dan panjang sayap adalah r = 0,886; r = 0,592; r = 0,387; r = 0,668; r = 0,391. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bobot badan dan lingkar dada pada umur 6 minggu direkomendasikan sebagai parameter seleksi karena memiliki korelasi yang kuat terhadap bobot badan umur 10.
Local chicken productivity can be increased through crossbreeding. Productivity parameters are measured through quantitative traits including body weight and body measurements. This study aims to determine the relationship between body weight and body measurements of Murung Panggang X KUB Jatinom F3 chickens in early growth to body weight at 10 weeks of age. This research was conducted from January to July 2024 in Semanu District, Gunungkidul. The material used was 117 chickens from the third generation cross between Murung Panggang and KUB Jatinom (F3). The research method use was experimental with data collection conducted four times, namely at weeks 2, 4, 6, and 10. Variables observed included body weight, chest circumference, chest width, shank length, and wing length at the age of 2, 4, and 6 weeks to body and body weight at 10 weeks. The data obtained was then tested for normality using the Kolmogorov-Smirnov test, followed by performance analysis using descriptive statistics. To determine the relationship between variables, the Pearson Product Moment Correlation test was conducted. The results showed a positive correlation in all measured variables, with the largest correlation coefficient in the variable body weight and body size at 6 week of age against body weight at 10 week of age. The correlation coefficient (r) of 6 week to 10 week for body weight, chest width, shank length, chest circumference, and wing length were r = 0,886; r = 0,592; r = 0,387; r = 0,668; and r = 0,391. The conclusion of this study is that body weight and chest circumference at 6 week of age can be used as selection parameters because they have a strong of correlation.
Kata Kunci : ukuran tubuh, bobot badan, seleksi, ayam Murung Panggang, ayam KUB Jatinom