STUDI PEMAKNAAN DAN PENGELOLAAN PRIVAS INTEGRITAS KONTEKSTUAL REMAJA (Analisis Deskriptif terhadap Remaja Pengguna TikTok)
Azmi Iik Firdhausi, Dr. Mufti Nurlatifah, S.I.P., M.A.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi
Privasi menjadi topik yang penting untuk didiskusikan dan dievaluasi seiring dengan meningkatnya penggunaan TikTok sebagai situs jejaring sosial di kelompok usia remaja. TikTok memungkinkan pengguna remaja membagikan berbagai jenis informasi secara cepat dan luas, namun pada saat yang bersamaan menghadirkan tantangan dalam pengelolaan privasi, seperti potensi penyalahgunaan data pribadi dalam aliran informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika privasi di kalangan remaja aktif pengguna TikTok dalam kerangka pemikiran Teori Privasi Integritas Kontekstual yang dirumuskan oleh Helen Nissenbaum. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data primer yang diperoleh dari kuesioner daring terhadap 791 responden dan wawancara dengan sepuluh remaja yang juga telah mengisi kuesioner sebelumnya. Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan utama. Pertama, remaja memiliki pemahaman dan pengelolaan privasi yang berbeda pada empat dimensi terukur: aktor, atribut informasi, aliran informasi, dan prinsip transmisi. Remaja menunjukkan tingkat pemahaman dan pengelolaan privasi yang tinggi pada dimensi aktor dan aliran informasi, serta pemahaman privasi yang cenderung moderat pada dimensi atribut informasi dan prinsip transmisi. Kedua, remaja cenderung telah aktif mengelola fitur dan pengaturan privasi TikTok. Ketiga, meskipun remaja memiliki perspektif positif pada kebijakan privasi TikTok namun sebagian besar remaja merasa TikTok memiliki transparansi yang rendah mengenai bagaimana informasi pribadi remaja digunakan. Penelitian ini berkontribusi dalam memetakan pemahaman dan pengelolaan privasi remaja di Situs Jejaring Sosial TikTok. Kontribusi penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan perlindungan privasi untuk kelompok usia remaja bagi penyedia situs dan pembuat regulasi.
Privacy remains an essential topic for discussion, particularly with the growing popularity of TikTok as a social networking site among youth. While TikTok facilitates the rapid and widespread sharing of information, it also presents challenges in privacy management, particularly regarding the potential misuse of personal data within information flows. This study examines the dynamics of youth privacy on TikTok within the framework of Contextual Integrity Privacy Theory, developed by Helen Nissenbaum. Using a quantitative approach, this study analyzes primary data collected through an online survey with 791 respondents, supplemented by in-depth interviews with ten youths who had previously completed the survey. This study identifies three key findings. First, youth demonstrate varying levels of privacy awareness and management across four measurable dimensions: actors, information attributes, information flow, and transmission principles. Their awareness and management regarding actors and information flow are relatively strong. However, their understanding of information attributes and transmission principles remains moderate. Second, youth actively manage their privacy using TikTok’s privacy settings and features. Third, despite generally perceiving TikTok’s privacy policies positively, many youth express concerns over TikTok’s lack of transparency regarding processing and sharing their personal data. By systematically mapping youth digital privacy on TikTok, this study expands the knowledge of social media privacy studies. The findings provide a foundation for developing more robust and targeted privacy protection policies, addressing the needs of youth users. These insights are particularly relevant for platform providers and regulatory institutions in formulating comprehensive measures to enhance data transparency, security, and user autonomy, specifically in youth engagement on social networking sites.
Kata Kunci : Remaja, Situs Jejaring Sosial, Privasi Integritas Kontekstual, TikTok