Partisipasi Masyarakat Dalam Tata Kelola Program Kota Pintar di Kabupaten Sleman
Adellya Fasha Isradhianti, Dr. Erda Rindrasih S.Si., M.U.R.P.
2025 | Tesis | S2 Administrasi Publik
Penelitian ini menganalisis partisipasi masyarakat dalam tata kelola program kota pintar di Kabupaten Sleman. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kritik terhadap program kota pintar yang masih berorientasi top-down dan kurang melibatkan masyarakat secara substansial, sehingga menghambat pencapaian tujuan kota pintar yang inklusif dan berkelanjutan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi sejauh mana masyarakat terlibat dalam program kota pintar Sleman Smart Regency serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam implementasinya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumen terkait kebijakan dan implementasi kota pintar di Kabupaten Sleman. Analisis dilakukan untuk mengukur tingkat partisipasi berdasarkan indikator tertentu. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa meskipun Kabupaten Sleman telah mengadopsi konsep kota pintar dengan mengintegrasikan teknologi dan sistem e-government, partisipasi masyarakat masih terbatas pada peran sebagai pengguna teknologi dan belum sepenuhnya terlibat dalam perencanaan maupun pengambilan keputusan strategis. Beberapa tantangan utama yang diidentifikasi mencakup keterbatasan infrastruktur digital yang merata, kurangnya literasi digital, serta minimnya mekanisme umpan balik yang transparan dalam kebijakan kota pintar. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa program kota pintar di Sleman perlu lebih mengedepankan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai mitra dalam inovasi dan tata kelola.
This study analyzes
community participation in the governance of smart city programs in Sleman
Regency. The background of this research departs from criticism of smart city
programs that are still top-down oriented
and lack substantial community involvement, thus hindering the
achievement of inclusive and sustainable smart city goals. The purpose of this
study is to evaluate the extent to which the community is involved in the Sleman Smart Regency smart city
program and identify challenges and
obstacles in its implementation. Data was collected through in-depth
interviews, observations, and document studies related to smart city policies
and implementation in Sleman Regency. The analysis is carried out to measure
the participation rate based on certain indicators. In this study, it was found
that although Sleman Regency has adopted the concept of a smart city by
integrating technology and e-government systems, community participation
is still limited to the role of technology users and has not been fully involved
in planning and strategic decision-making. Some of the key challenges
identified include the limitations of equitable digital infrastructure, lack of
digital literacy, and lack of transparent feedback mechanisms in smart city
policies. Therefore, this study emphasizes that the smart city program in
Sleman needs to prioritize a participatory approach that involves the community
not only as beneficiaries, but also as partners in innovation and governance.
Kata Kunci : Partisipasi masyarakat, kota pintar, tata kelola, Sleman Smart Regency.