Laporkan Masalah

"Idola Rumah Tempatku Pulang": Eksplorasi Pengalaman K-pop Fanboys dalam Menerima Dukungan Emosional Virtual dari K-pop Idols

VINCENTIA INEZ NATHANIA, Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa laki-laki cenderung mengalami kesulitan untuk mengakses dukungan emosional karena terhalang oleh norma gender tradisional yang menjunjung nilai maskulinitas. Sementara itu, perkembangan teknologi dewasa ini memungkinkan kebutuhan dukungan emosional untuk difasilitasi melalui platform virtual, seperti yang terjadi dalam komunitas K-pop. Melalui pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman K-pop fanboys dalam menerima dukungan emosional virtual dari K-pop idols. Data dari partisipan laki-laki berusia awal 20-an yang aktif menjadi K-pop fanboys, dikumpulkan melalui in-depth interview dengan panduan wawancara semi-terstruktur lalu dianalisis menggunakan teknik interpretative phenomenological analysis (IPA). Penelitian ini menemukan 2 tema utama: (1) pengalaman menjadi K-pop fanboy dan maknanya bagi kehidupan; (2) pengalaman menerima dukungan emosional virtual dari K-pop idols dan maknanya bagi kehidupan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa dukungan emosional virtual dari idola dapat memenuhi kebutuhan dukungan emosional K-pop fanboys, meskipun tidak dapat sepenuhnya menggantikan dukungan emosional yang didapat di kehidupan nyata. Selain itu, sebagian besar partisipan tidak merasa terhambat oleh norma gender tradisional untuk mencari dukungan emosional, yang memberikan perspektif baru dalam literatur tentang gender. 


Previous research has indicated that men tend to face difficulties in accessing emotional support due to traditional gender norms that uphold masculine values. Meanwhile, the development of technology today allows emotional support needs to be facilitated through virtual platforms, as seen in K-pop communities. Through a phenomenological qualitative approach, this study aims to explore the experiences of K-pop fanboys in receiving virtual emotional support from K-pop idols. Data from male participants in their early 20s who are active as K-pop fanboys, was collected through in-depth interviews using a semi-structured interview guide and then analysed using interpretative phenomenological analysis (IPA). This study found two main themes: (1) the experience of being a K-pop fanboy and its meaning for life; (2) the experience of receiving virtual emotional support from K-pop idols and its meaning for life. Findings also revealed that virtual emotional support from K-pop idols can fulfil the emotional support needs of K-pop fanboys, although it cannot fully replace the emotional support obtained in real life. Additionally, most participants did not feel hindered by traditional gender norms in seeking emotional support, which provides a new perspective in the literature on gender. 

Kata Kunci : K-pop fanboys, dukungan emosional virtual, idola K-pop

  1. S1-2025-455713-abstract.pdf  
  2. S1-2025-455713-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-455713-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-455713-title.pdf