Efek persepsional sistem kelas interval terhadap pemetaan kepadatan penduduk perkecamatan propinsi Jawa Tengah
B. Syahruddin Latif, Drs. Yusron Halim
1981 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHKelas interval merupakan salah satu cara untuk mongelompokkan data yang¬ akan dituangkan dalam bentuk peta, terutama untuk data Statistik seperti Kepadatan penduduk. Masing-masing cara perhitungan kelas interval akan memberikan.gambaran Pola pengelompokan tersendirisdalam hal ini diambil tujuh cara parhitungan kelas interval. Penekanan tulisan ink adalah¬dari setiap cara perhitungan tersebut akan dilihat Efek Persepsionalnya, terutama dari pola penyebabannya Data yang dikumpulkan meliputi data jumlah penduduk dan luas daerah pada tingkat kecamatan yang tersebar diseluruh Propinsi Jawa Tengah, Dari data yang sudah disusun, ternyata kepadatan yang paling rendah ada lah 61 jiwa/km2, sedangkan yang paling tinggi adalah sobesar 33090 jiwa/km2. Semua data tersebut akan dipetakan dengan tujuh cara perhitungan kolas interval, sedangkan untuk pemetaan nya digunakan metode Choropleth dengan simbol yang bertingkat. Kepadatan yang paling rendah di gambar dengan simbol yang terang dau ke padatan yang paling tinggi dengan simbol yang gelap.
-
Kata Kunci : Pemetaan kepadatan penduduk,Kartografi,Jawa Tengah