Laporkan Masalah

Peran Kualitas Interaksi Antara Atasan-Bawahan dan Budaya Organisasi terhadap Keterikatan Kerja pada Karyawan Kontrak

Rainisha De Vania, Dr. Noor Siti Rahmani, M.Sc., Psikolog

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Keterikatan kerja menjadi salah satu prediktor bagi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan bagi karyawan, khususnya karyawan kontrak yang berkaitan erat dengan ketidakstabilan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran interaksi yang terjadi antara atasan dengan bawahan dan budaya organisasi terhadap keterikatan kerja pada karyawan kontrak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan penyebaran kuesioner menggunakan Google Form melalui media sosial. Penelitian diukur menggunakan tiga skala, yaitu Utrecht Work  Engagement  Scale-9 (UWES-9), Leader-Member Exchange Multidimensional Dimension Measure (LMX-MDM), dan skala Budaya Organisasi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 104 karyawan kontrak dari jenis perusahaan jasa, ekstraktif, industri manufaktur, dan dagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara atasan-bawahan dan budaya organisasi berperan positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja pada karyawan kontrak dengan nilai sebesar 44,3% (r squared = 0,443).

Work engagement is one of the predictors in companies for increasing productivity and employee satisfaction, especially for contract employees who are closely related to job instability. This research aims to determine the role of interaction that occur between superiors-subordinates and organizational cultures on work engagement in contract employees. The methods utilized for this research is a quantitative approach by distributing Google Forms questionnaire through social media. The research is measured using three scales, in particular, Utrecht Work  Engagement  Scale-9 (UWES-9), Leader-Member Exchange Multidimensional Dimension Measure (LMX-MDM), and organization culture scale. Participants in this study totaled to 104 contract employees from service, extractive, industrial manufacturing, and trading companies. The research results shows superior-subordinate interaction and organizational engagement have a positive and significant role on work engagement for contract employees with the value of 44,3% (r squared= 0,443).

Kata Kunci : keterikatan kerja, atasan-bawahan, budaya, karyawan kontrak

  1. S1-2025-474466-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474466-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474466-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474466-title.pdf