SUSTAINABILITY KOLABORASI PENTA HELIX PADA KEBERHASILAN RISET INOVASI SOSIAL PENGENDALIAN DENGUE MELALUI NYAMUK BER-WOLBACHIA DI KOTA YOGYAKARTA
Noveriya Husni Sanjaya, Dr. Ambar Teguh Sulistiyani, M.Si
2025 | Tesis | S2 Administrasi Publik
Indonesia merupakan negara endemis dengue dengan jumlah kasus yang masih tinggi mencapai 143 ribu kasus pada tahun 2022 dengan 1.236 kematian. Pemanfaatan bakteri Wolbachia merupakan salah satu inovasi baru yang menjanjikan dalam pengendalian dengue. Proyek World Mosquito Program Yogyakarta (WMP-Yogya), yang dilaksanakan melalui kolaborasi Penta Helix dengan melibatkan aktor Academicians, Business, Government, Community, serta Medias (ABGCM), berhasil menurunkan kejadian dengue sebesar 77,1?n mengurangi admisi rawat inap karena dengue sebesar 86,2% di Kota Yogyakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis proses kolaborasi, serta cara mempertahankan dan melanjutkan
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis proses kolaborasi, serta cara mempertahankan dan melanjutkan sustainability dari kolaborasi Penta Helix dalam keberhasilan riset inovasi sosial pengendalian dengue melalui nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui hasil observasi lapangan dan wawancara luring serta daring terhadap tiga puluh empat (34) responden dari lima aktor Penta Helix. Data sekunder diperoleh dari analisis dokumen kerja sama, laporan akhir, buku, publikasi ilmiah, peraturan, serta media sosial dan situs web resmi proyek riset WMP-Yogya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kolaborasi antara aktor Penta Helix telah berjalan optimal, namun terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Tantangan tersebut antara lain design kolaborasi dan exit strategy kolaborasi Penta Helix yang tidak dirancang secara komprehensif sejak awal, ketidakseimbangan dalam pembagian kewenangan atas pendaftaran hasil penelitian dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta kendala regulasi terkait mekanisme rekrutmen sumber daya manusia dalam manajemen proyek WMP-Yogya. Sustainability proses kolaborasi Penta Helix didorong oleh beberapa faktor kunci, diantaranya kemampuan bertahan dan beradaptasi dalam jangka waktu panjang, saling ketergantungan sumber daya diantara aktor Penta helix, kesesuaian tujuan bersama, manajemen konflik yang efektif, saling membangun kepercayaan serta adanya kepemimpinan kolaboratif yang mengarahkan seluruh proses dengan baik. Terdapat sustainability kelanjutan proyek riset WMP-Yogya melalui implementasi teknologi Wolbachia di Kabupaten Sleman dan Bantul, pelaksanaan pilot project penaggulangan dengue dengan metode Wolbachia di lima Kota di Indonesia oleh Kementerian Kesehatan, serta pemantauan pasca-penelitian terkait penggunaan Wolbachia untuk eliminasi dengue oleh Pusat Kedokteran Tropis FK-KMK UGM di Kota Yogyakarta.
Kata Kunci : Sustainability, Collaboration, Penta Helix, Dengue, Wolbachia