Analisis Hubungan antara Kapasitas Layanan dan Kesejahteraan Masyarakat: Studi pada Pemerintah Daerah di Indonesia
Evi Krismayanti, Prof. Irwan Taufiq Ritonga, S.E., M.Bus., Ph.D., CA.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti ada atau tidaknya adanya hubungan antara kapasitas layanan pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakatnya, serta bagaimana hubungan tersebut dapat terbentuk. Dengan menggunakan rerangka Teori Produksi, analisis korelasi dilakukan terhadap kapasitas layanan pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat, yaitu kesejahteraan kesehatan, pendidikan, dan perekonomian. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak adanya hubungan antara kapasitas layanan pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakatnya secara agregat. Secara sektoral, penelitian ini menemukan adanya hubungan negatif antara kapasitas layanan kesehatan dan perekonomian dengan kesejahteraan kesehatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakatnya. Penelitian ini tidak memperoleh bukti adanya hubungan antara kapasitas layanan pendidikan dan kesejahteraan pendidikan masyarakatnya. Hasil empiris tersebut tidak sesuai dengan hipotesis yang dikembangkan. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara kapasitas layanan pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat secara agregat disebabkan oleh faktor sosio-ekonomi masyarakat dan kondisi geografis suatu daerah. Sementara hubungan negatif pada sektor kesehatan dan perekonomian disebabkan oleh besarnya peran pihak di luar pemerintah daerah dalam penyediaan layanan kesehatan dan perekonomian di daerah. Pada sektor pendidikan, adanya sumber daya yang tidak didayagunakan secara memaksimal untuk penyediaan layanan pendidikan di daerah menyebabkan kapasitas layanan pendidikan pemerintah daerah tidak berhubungan dengan kesejahteraan pendidikan masyarakatnya.
This study aims to obtain evidence on the existence or absence of a relationship between the service capacity of local governments and the welfare of their communities, as well as how such a relationship may form. Using the framework of Production Theory, a correlation analysis was conducted at both aggregate and sectoral level, encompassing the health, education, and economic sectors. At the aggregate level, there was no relationship between local government service capacity and public welfare. Sectoral analysis revealed a negative correlation between health and economic service capacity and their respective welfare outcomes, while no relationship was found in education. These empirical results were inconsistent with the hypothesis posited. The results of the qualitative analysis indicated that the lack of a relationship between local government service capacity and public welfare at the aggregate level was attributed to socio-economic factors within the community and the geographical conditions of the region. Meanwhile, the negative correlation in the health and economic sectors was attributable to the significant role played by non-governmental actors in the provision of health and economic services in the region. In the education sector, the failure to maximize resources for the provision of educational services resulted in no relationship between the capacity of local government educational services and the educational welfare of the community.
Kata Kunci : Kapasitas layanan, Kesejahteraan masyarakat, Pemerintah daerah, Indonesia