Laporkan Masalah

Evaluasi pelaksanaan program pembangunan perdesaan dalam pengembangan ekonomi rakyat di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara

SOLIHIN, Ir. Gunung Radjiman, MSc

2004 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Program Pemberdayaan Usah Kecil Perdesaan telah dilaksanakan sejak tehun 2001, sebagai implementasi dari konsep pembangunan Gerbang Dayaku yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini berhubungan dengan keberhasilan proses pelaksanaan program pemberdayaan usaha kecil perdesaan di wilayah pesisir dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh serta untuk mengetahui apakah pelaksanaan program tersebut telah memenuhi langkah dasar yang diperlukan dalam memberdayakan usaha kecil di wilayah pesisir. Metode yang digunakan adalah metode deskritif, yakni data deskriptif verbal yang dihasilkan diinterprestasikan, kemudian ditelaah secara diskritif kualitatif yang dimaksudkan untuk memberikan penjelasan dan uraian berdasarkan data dan informasi yang diperoleh selanjutnya disimpulkan. Tipe penelitian ini adalah studi evaluasi (evaluation research) yaitu evaluasi formatif, karena mengikuti proses pelaksanaan suatu program. Tehnik sampling yang digunakan adalah sampling purposif. Sedangkan pengambilan sampel lokasi penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan “sampel bebas bertahap” dengan alasan keterbatasan waktu , tenaga dan dana serta letaknya yang tersebar secara geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan program belum berhasil dalam memberdayakan usaha kecil sebagai upaya pengembangan ekonomi rakyat diwilayah pesisir. Hal ini disebabkan adanya kelemahan-kelemahan dalam implementasinya yang ditunjukkan dengan tidak terpenuhinya kriteria normatif dari pelaksanaan program yaitu masih terjadi salah persepsi usaha kecil terhadap pelaksanaan program, penyaluran dana masih terjadi keterlambatan dan tidak pasti, jumlah penyaluran dana belum sesuai dengan kebutuhan dari usaha kecil, penyaluran dana bantuan masih terjadi salah sasaran, kepuasan penerima program sangat rendah bahkan kecewa dengan pelaksanaan program. Faktor-faktor yang mempengaruhi belum berhasilnya proses pelaksanaa program adalah tidak tersedianya dana pada saat pelaksanaan program, terbatasnya sarana yang ada, masih rendahnya kemampuan pelaksana program, mekanisme penyaluran dana bantuan yang masih menyulitkan usaha kecil dan lembaga pelaksana yang dibentuk belum mampu mewadahi tugas dan fungsinya. Selain itu, pelaksanaan program belum memenuhi langkah dasar yang diperlukan dalam mengembangkan ekonomi rakyat diwilayah pesisir yang diidentifikasi dengan belum memberi peluang akses kepada sumber dana yang lebih besar kepada usaha masyarakat karena adanya pembatasan pemberian pinjaman kepada nelayan dan petani tambak, pelaksanaan program belum memperkuat kelembagaan karena lembaga pengelola program masih diisi oleh aparat pemerintah dan penyaluran dana masih menggunakan “system billing bank”, pelaksanaan program belum disertai dengan input pengusaan teknologi, pelaksanaan progran belum memberdayakan SDM karena tidak disertai pelatihan dan keterampilan, dan kebijakan pengembangan industri keperdesaan belum disertai dengan keberhasilan pelaksanaan program.

Rural development program has been in progress since 2001, as an implementation of the Gerbang Dayaku development concept by the government of Kutai Kartanegara regency. One of its program activities is rural small-scale business empowerment program, which is intended to develop people’s economic. This research is in connection with the success of the rural small-scale business empowerment program implementation in coastal areas. It also aims to investigate if the program has followed the basic steps required for small-scale business empowerment in coastal areas. The research employed a descriptive method, that is, to analyse descriptively and qualitatively all verbal descriptive data having been obtained and interpreted in order to give explanation and description based on these data and information, from which the conclusion is drawn. The research belongs to a formative evaluation research, for it follows the implementation process of a program. It used purposive sampling technique and the sample locations were taken based on a gradual free sampling method. The research results show that the process of the program implementation has not been successful in small-scale business empowerment that is intended to develop people’s economic in coastal areas. The causes are weaknesses in its implementation, such as a lack of normative criteria in the program implementation, i.e., misperception by small-scale businesses toward the program implementation; slow and uncertain distribution of fund, inadequate amount of distributed fund for the real needs of small-scale business, wrong target in the fund distribution, and low level of program recipient’s satisfaction. The factors that affect this situation are unavailability of fund at the time of program implementation, limited facility in the form of operational fund, low capability of the program operator, complicated mechanism in the distribution of fund for small scale businesses, and poor performance of the executing institution in carrying out its duties and functions. Moreover, the program implementation has not followed basic steps required for people’s economic development in coastal areas, such as having not provided access for bigger fund sources for a wider scope of people’s business since the credit disbursement is restricted only for fishermen and fishpond farmers; having not strengthened the village economic institution since the program management institution is occupied by government apparatus while the fund disbursement adopts a billing bank system; having not adopted input of technology; having not empowered human resources since it does not hold training and workshop; and having not incorporated the success of program implementation into the policy for village industrial development.

Kata Kunci : Program Pembangunan Perdesaan,Pengembangan Ekonomi Rakyat, empowerment, people’s economic


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.