Pengaruh Religiusitas dan Kualitas Institusi terhadap Pengembangan Keuangan pada Negara-negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam
Ishlahuddin, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc.; Dr. Duddy Roesmara Donna, M.Si.
2025 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya
Penelitian ini mencoba menganalisis mengapa religiusitas tidak berkontribusi pada pengembangan keuangan (financial development) di negara-negara muslim. Hubungan antara religiusitas dengan pengembangan keuangan. Temuan penelitian sebelumnya menyatakan bahwa religiusitas memberikan dampak negatif terhadap pengembangan keuangan. Namun dalam studi lainnya dinyatakan bahwa kualitas institusi dapat memitigasi dampak negatif religiusitas pada pengembangan keuangan. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder. objek penelitian mencakup negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang terdiri dari 57 negara. Namun karena keterbatasan ketersediaan data, maka penelitian ini hanya menggunakan data dari 44 negara pada rentang waktu 2015-2021. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan analisis regresi dengan interaksi antara variabel independen dengan variabel moderator. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa ternyata dengan penggunaan Islamicity indices, religiusitas berkontribusi positif terhadap pengembangan keuangan di negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Di samping itu, penelitian ini mendukung hasil studi sebelumnya bahwa kualitas institusi yang baik dan mapan dapat memitigasi dampak negatif religiusitas terhadap pengembangan keuangan pada negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
This study attempts to analyze why religiosity does not contribute to financial development in Muslim-majority countries. It examines the relationship between religiosity and financial development. Previous research findings indicate that religiosity has a negative impact on financial development. However, other studies suggest that institutional quality can mitigate the negative impact of religiosity on financial development. This study applies a quantitative approach using secondary data sources. The research object includes member countries of the Organization of Islamic Cooperation (OIC), which consists of 57 countries. However, due to data availability limitations, this study only uses data from 44 countries within the period of 2015-2021. The analysis method used in this research employs quantitative analysis techniques with regression analysis, incorporating interaction between the independent variables and moderator variables. The study finds that, with the use of Islamicity indices, religiosity positively contributes to financial development in the member countries of the Organization of Islamic Cooperation (OIC). Additionally, this study supports previous findings that good and established institutional quality can mitigate the negative impact of religiosity on financial development in the OIC member countries.
Kata Kunci : Religiusitas, Kualitas Institusi, Pengembangan Keuangan