Laporkan Masalah

Persepsi masyarakat terhadap proses perencanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) di Kota Ambon

TANIWEL, Frangky, Ir. Kawik Sugiana, M.Eng.,Ph.D

2004 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar didunia dan memiliki jumlah pulau 17.508 buah, dan sekitar 70% wílayah berupa laut. Potensi laut yang sangat besar ini apabila diolah secara maksimal maka akan mernngkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang berada path wilayah-wilayah pesisir. konìsnya, masyazakat pesisir masih dikategorikan miskia Melalui program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP), Pemerintah bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir agar mereka dapat hidup Iayak dengan menianfaatkan potensi aiam laut dan pesisir, Persepsi niasyarakat dalam tahapan proses perencanaan yaitu pembentukan kelompok, sosialisasi dan penentuan jenis kegiatan turut mempengaruhi tingkat partisipasi mereka dalam pelaksanaan tahapan proses perencanaan program maupun pelaksanaan kegìatan selanj utnya. Penelitian ini bertUjiian untuk mengetahul dan membuktikan bagainiana persepsi masyarakat tethadap proses perencanaan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP), bagainiana partisipasi masyarakat dalam proses pereneanaan program PEMP dan bagaimana hubungan antara persepsi dan partisipasi masyarukat dalain proses perencanaan program PEMP. Penelitian ini dilaksanakan didua desa, yaitu Desa Nusaniwe dan Desa Latuhalat, Kecamatan Nusnìwe yang merupakan desa penerima program PEMP Tahun 2001 di Kota Ambon. Subjek penelitian berjUmlah 52 responden, yang merupakan anggota kelompok path program PEMP, yang terbagai dalam tiga kategori nelayan, yaitu nelayan utama, nelayan sambilan utama dan nelayan sambilan. Pengumpulan data di1kukan dengan kuesioner dan wawancara Iangsung dengan tokoh masyarakat, aparat desa, dan sebagian kelompok pemanfaat. Analisa data dilakukan dengan menghitung hasil skor jawaban responden, kemudian dipersentasekan untuk mendapatkan skor keseluruhan. Metode statìstìk yang digunakan adalah chi-kuadrat dan korelasi koniingensi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tethadap proses perencanaan program PEMP adatah sangat baik yaitu dengan nilai total skor jawaban adalah 0,91 atau 91%. Hasil jawaban partisipasi yang diperoleh adalah sangat baik yaitu dengan nilai total skor 0,79 atau 79%. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa ada hub ungan yang signifikan antara persepsi masyarakat dengan partisipasi mereka dalam proses perencanaan program PFJMP, yaitu barga phi hitting 0,75> harga t tabel baik taraf sigrtìfikansi 5% maupun I %.

Indonesia is the biggest archipelagic country in the world and it has 17.508 islands; 70% of its territory consists of sea. When optimally exploited, the big potential of sea will be able to improve people’s welfare, especially for inhabitants in coastal areas. Ironically, however, they still live in poverty. Through the Coastal Community Economic Empowerment (PEMP) Program, the government intends to empower coastal communities in order that they live prosperously by optimizing the exploitation of natural potential abundant in the sea and coastal areas. People’s perception toward the planning process that consists of group formation, socialization, and decision on activities contribute to the level of People’s participation in the stages of planning process and program implementation. This research aims to investigate and find evidences for people’s perception toward the planning process of PEMP program, people’s participation in the planning process of PEMP program, and the relocation between perception and participation in the planning process of PEMP program. The research was conducted in 2 villages, namely Nusaniwe and Latuhalat villages of Nusaniwe sub-district, which were recipients of the PEMP-2001 in Ambon City. The research subjects were 52 respondents who were members of the groups in PEMP. They belonged to 3 different categories of fisherman: full- time fisherman, major part-time fisherman, part time fisherman. Data were collected through questionnaires and direct interviews with village prominent figures, village apparatus, and beneficiary groups. Data analysis was done by computing the score of respondent’s responses and then converting the score into percentage to obtain overall score. The statistic method used was Chi-square and contingency correlation. The research results show that the people’s perception toward the planning process of PEMP program is in a very good level, with a total score of 0.91 or 91%. The participation concluded from the responses is very good, with a total score of 0.79 or 79%. The research results also show a significant relation between the people’s perception and their participation in the planning process of PEMP in which the Phi-computing value is 0.75 > t table value, for both 5% and 1% significance degree. Keywords : perception, Participation, Planning process, PEMP Program.

Kata Kunci : Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir,Persepsi Masyarakat, perception, Participation, Planning process, PEMP Program


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.