Pemetaan Penerapan Sistem Manajemen Mutu pada Perusahaan Rintisan di Industri Konstruksi
Muhammad Fadhillah Bahri, Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph,D.
2024 | Tesis | S2 Manajemen
Pemetaan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dalam
industri konstruksi memiliki peran krusial dalam memastikan kesesuaian dengan
standar mutu yang ditetapkan. Meskipun telah banyak penelitian yang menyediakan
pedoman praktis terkait manajemen mutu, pembahasan mengenai penerapan SMM
berdasarkan kerangka ISO 9001 dan TQM dalam konteks perusahaan rintisan di
sektor konstruksi masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menemukan ketidaksesuaian penerapan yang dilakukan oleh perusahaan
rintisan di industri konstruksi, penelitian ini diharapkan dapat memberikan
wawasan mendalam mengenai area-area yang membutuhkan perbaikan, serta
memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kualitas penerapan SMM pada
perusahaan rintisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
deskriptif dengan melibatkan manajemen perusahaan konstruksi sebagai subjek
wawancara mendalam, serta 30 responden klien yang memberikan umpan balik
melalui survei kuesioner. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran
komprehensif mengenai penerapan SMM di perusahaan rintisan di industri
konstruksi. Penelitian ini menyoroti penerapan sistem manajemen mutu di
Aptly Studio, sebuah perusahaan rintisan di industri konstruksi. Hasil
menunjukkan integrasi bertahap sistem tersebut ke dalam proses bisnis, dengan
beberapa elemen kunci telah diterapkan secara positif. Namun, ditemukan
ketidaksesuaian di seluruh area penerapan yang diklasifikasikan sebagai minor,
major, dan critical, terutama terkait komunikasi dengan klien, kompetensi
teknis, dan pengelolaan pemasok. Temuan ini menekankan perlunya perbaikan untuk
memastikan implementasi yang efektif dan berkelanjutan.
Mapping the Implementation of Quality Management
Systems (QMS) in the construction industry plays a pivotal role in ensuring
alignment with established quality standards. While numerous studies have
provided practical guidelines for quality management, discussions on the
application of QMS within the framework of ISO 9001 and TQM, particularly in
the context of startups in the construction sector, remain scarce. This research aims to identify gaps in the
implementation of QMS among startups in the construction industry. It seeks to
provide in-depth insights into areas requiring improvement and to propose
strategic recommendations for enhancing the quality of QMS implementation in
such companies. Employing a descriptive quantitative approach, the study involves
construction company management as the subjects of in-depth interviews and
collects feedback from 30 client respondents through a questionnaire survey.
This approach is designed to offer a comprehensive overview of QMS
implementation in construction startups. The study highlights QMS
implementation at Aptly Studio, a startup in the construction sector. The
findings indicate a gradual integration of the system into business processes,
with some key elements positively implemented. However, non-conformities were
identified across all implementation areas, categorized as minor, major, and
critical, particularly in client communication, technical competencies, and
supplier management. These findings underscore the need for improvements to
ensure effective and sustainable implementation.
Kata Kunci : Sistem Manajemen Mutu, ISO 9001:2015, Total Quality Management, Perusahaan Rintisan, Industri Konstruksi