Laporkan Masalah

Perkembangan desa-desa sekitar perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Talo Kabupaten Seluma

PUTRA, Raldes Eka, Ir. Gunung Radjiman, MSc

2004 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Penelitian ini bertujuan menunjukkan tingkat perkembangan desa plasma dan desa nonplasma kelapa sawit yang berada di sekitar perkebunan kelapa sawit di kecamatan Talo Kabupaten Seluma,ditinjau dari sosial – ekonomi dan fisik, serta ingin mengetahui faktor yang mempengaruhi perkembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan rasionalistik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui : (1) Terjadi perkembangan desa di desa Pring Baru (plasma), desa Talang Panjang dan desa Dusun Baru dilihat dari perubahan penggunaan lahan, kependudukan, interaksi dan peningkatan pendapatan penduduk selama kurun waktu 1993 – 2002 ; (2) Perkembangan desa plasma relatif cepat yang ditandai dengan penggunaan lahan yang sangat efektif, perkembangan permukiman dan area terbangun, penduduk yang bertambah, mata pencaharian penduduk bergeser dari tanaman pangan ke perkebunan kelapa sawit . Peningkatan pendapatan di indikasikan dengan kepemilikan sarana transportasi dan telekomunikasi terus bertambah, serta peningkatan fisik bangunan rumah menjadi permanen . Interaksi antar desa lebih intensif dan aksesibilitas lokasi desa relatif mudah dijangkau; (3) Perkembangan desa nonplasma relatif lambat ditandai dengan masih banyak lahan yang belum di olah menjadi lahan produktif, perkembangan permukiman penduduk, penduduk yang bertambah, peningkatan pendapatan penduduk tidak terlalu besar; (4) Faktor perkembangan desa plasma tersedia sarana perkantoran, pabrik, lahan inti, lahan plasma, kebijakan pemerintah; (5) Faktor perkembangan desa nonplasma masih cukup tersedia lahan, fasilitas pelayanan seperti puskesmas, pasar desa, interaksi, kebijakan pemerintah; (6) Persamaan perkembangan desa terletak pada penggunaan lahan yang diarahkan pada kegiatan produktif, ratarata pertumbuhan penduduk, Kebijakan pemerintah yang ditujukan pada perkembangan wilayah; (7) Perbedaan perkembangan desa terdapat pada permukiman penduduk, tingkat pendidikan penduduk, rata-rata tingkat pendapatan penduduk, aksesibilitas desa, interaksi antar desa.

This research aims to indicate the development level of plasma and nonplasma villages in the vicinity of oil palm plantation in Talo Sub-district, Seluma regency from social, economic, and physical point of view and also to identify the factors affecting the development. It uses qualitative method, which is combined with rationalistic approach. The research results reveal that 1) the development in plasma villages is perceived from the land-use change, demography, interaction, and income increase during the periods of 1993-2002; 2) the development of plasma village is relatively fast marked with highly effective land use, growth of settlement and built area, population increase, shift from food crop farming to oil palm plantation. Income increase is indicated by an increase in transportation and telecommunication means ownership, and physical improvement into permanent houses. Interaction among villages grows more intensive while accessibility to village location becomes easier. 3) the development in non-plasma village is relatively slow, marked with vast land which has not been developed into productive land, growth of settlement, population increase, and incremental income increase. 4) the factors that affect development in plasma villages are office facility, factory, kernel land, plasma land, and government policy. 5) The factors for non-plasma villages are availability of land, service facilities such as primary health care center, village market, interaction, and government policy. 6) the similarities of development lies in the use of land which is productive oriented, average growth of population, government policy which is intended for regional development. 7) the differences of the development are in the settlement, education level, average level of income, village accessibility and interaction among villages.

Kata Kunci : Perkembangan Desa,Perkebunan Kelapa Sawit, land use, accessibility, interaction, oil palm plantation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.