Implikasi Perbedaan Bentuk Akta Keterangan Hak Waris Oleh Notaris Di Kota Yogyakarta Terhadap Peralihan Hak Atas Tanah
Tiyas Putri Megawati, Dr. R.A. Antari Inaka Turingsih, S.H., M.H.
2025 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implikasi perbedaan bentuk akta keterangan hak waris oleh Notaris di Kota Yogyakarta terhadap peralihan hak atas tanah dan mengetahui serta menganalisis bentuk akta keterangan hak waris yang ideal yang memberikan keadilan dan kemanfaatan bagi para pihak.
Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan meneliti data primer berupa hasil wawancara terhadap responden dan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, serta dilengkapi dengan wawancara terhadap narasumber. Data hasil penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Penelitian ini memperoleh hasil pertama, perbedaan bentuk akta keterangan hak waris oleh Notaris di Kota Yogyakarta tidak berimplikasi terhadap peralihan hak atas tanah sepanjang di dalam akta keterangan hak waris tersebut telah mencantumkan adanya saksi atau melampirkan surat atau akta kesaksian waris tersendiri. Kedua, bentuk akta keterangan hak waris yang dapat memberikan keadilan dan kemanfaatan bagi para pihak adalah akta keterangan hak waris dalam bentuk partij acta. Hal ini dikarenakan bentuk partij acta dapat memberikan keadilan dari sudut pandang Notaris yaitu pertanggungjawabannya yang tidak dibebankan sepenuhnya kepada Notaris. Apabila ditinjau dari sudut pandang keadilan bagi ahli waris dengan dibuatnya akta keterangan hak waris dalam bentuk partij acta memberikan dan menghargai hak pribadi tiap warga negara untuk menyatakan siapa saja ahli waris yang berhak mewaris. Apabila ditinjau dari asas kemanfaatan, akta keterangan hak waris dalam bentuk partij acta dapat dicabut dan diadendum oleh para pihak, hal ini tentunya dapat memudahkan dan mendatangkan lebih banyak manfaat bagi para pihak.
This research aims to determine and analyze the implications of the different forms of inheritance rights certificate by Notary in Yogyakarta City on the transfer of land rights and to know and analyse the ideal form of inheritance rights certificate that provides justice and benefits to the parties.
This research is descriptive empirical research. This research is conducted examining primary data in the form of interviews with respondents and secondary data in the form of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials, and is complemented by interviews with sources. The data from this research was analysed qualitatively and presented descriptively. The result of the research concluded firstly, the difference in the form of deed of inheritance rights certificate by Notary in Yogyakarta City does not have implications for the transfer of land rights as long as the deed of inheritance rights certificate has included a witness or attached a separate letter or deed of inheritance testimony. Secondly, the form of deed of inheritance rights that can provide justice and benefit for the parties is the deed of inheritance rights in the form of partij acta. This is because the form of partij acta can provide justice from the perspective of the Notary, namely the responsibility that is not fully charged to the Notary. When viewed from the point of view of justice for the heirs, the making of a deed of certificate of inheritance rights in the form of a partij acta provides and respects the personal rights of each citizen to declare who the heirs are entitled to inherit. When viewed from the principle of expediency, the certificate of inheritance rights in the form of a partij acta can be revoked and addendum by the parties, this of course can facilitate and bring more benefits to the parties.
Kata Kunci : Akta Keterangan Hak Waris, Ambtelijk Acta, Partij Acta.