Analisis Partisipasi Publik dalam Perencanaan Pembangunan Pemerintah Desa (Studi pada Desa Bumiwangi Kabupaten Bandung)
Sindy Fuji Lestari, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A., Ak., CA.,
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan partisipasi publik dalam
perencanaan pembangunan pada Pemerintah Desa Bumiwangi serta menganalisis
faktor penyebab tidak berkualitasnya partisipasi publik tersebut. Penelitian
ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Data dalam penelitian ini menggunakan dua jenis data, yaitu data primer dan
data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam semi
terstruktur kepada perangkat desa dan masyarakat Desa Bumiwangi. Data sekunder
didapatkan dari dokumen yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
partisipasi publik dalam perencanaan pembangunan pada Desa Bumiwangi terdapat
dua model partisipasi, yaitu partisipasi formal berupa musyawarah perencanaan
pembangunan dan partisipasi informal berupa rembug warga dengan penghubung
kedua model partisipasi tersebut dengan rapat internal pemerintah desa.
Berdasarkan framework Miller (2019), cara pemilihan peserta terbagi menjadi
dua, yaitu terbuka untuk siapapun dan melalui perwakilan pemangku kepentingan;
cara komunikasi terbagi menjadi tiga, yaitu diskusi intens, konfirmasi, dan
obrolan informal; cara pengambilan keputusan terbagi menjadi tiga, yaitu
berdasarkan keputusan bersama, pertimbangan pemerintah desa dengan BPD, dan
penyesuaian dengan visi misi kepala desa; dan tingkat kewenangan masyarakat
berada pada pengaruh tidak langsung. Terdapat dua faktor yang ditemukan yang
menjadi penyebab partisipasi publik tidak dapat terlaksana secara utuh, yaitu
sikap pemerintah dan akses terhadap informasi.
This
study aims to analyze the implementation of public participation in the development
planning of the Bumiwangi Village Government and to analyze the factors causing
the poor quality of public participation. This study used a qualitative
research method with a case study approach. The data in this study consisted of
two types: primary and secondary data. Primary data were obtained through
semi-structured in-depth interviews with village officials and the community of
Bumiwangi Village. Secondary data were obtained from related documents. The
results showed that public participation in the development planning of
Bumiwangi Village was carried out through two participation models: formal
participation in the form of development planning deliberations and informal
participation in the form of community discussions, both of which were linked
through internal meetings of the village government. Based on Miller's (2019)
framework, the selection of participants is divided into two: open to everyone
and through stakeholder representation; communication methods are divided into
three: intense discussions, confirmation, and informal conversations; decision-making
methods are divided into three: joint decisions, considerations by the village
government with the Village Consultative Body (BPD), and adjustments to the
village head's vision and mission; and the level of community authority is at
an indirect influence level. Two factors were identified as the causes of
incomplete public participation: government attitudes and access to
information.
Kata Kunci : Partisipasi Publik, Perencanaan Pembangunan, Pemerintah Desa